Bedah Prompt Viral: Cara Bikin Skill Financial-Tracker OpenClaw dari Thread X

Bedah prompt viral di X untuk bikin skill financial-tracker OpenClaw: apa yang bagus, apa yang perlu diperbaiki, dan cara implementasi bertahap yang realistis.

Bedah Prompt Viral: Cara Bikin skill financial-tracker OpenClaw dari Thread X

skill financial-tracker OpenClaw lagi ramai karena ada thread X yang nunjukin kalau pencatatan pengeluaran bisa dibikin otomatis dari foto struk. Dan jujur, ini use case yang kepake banget buat orang yang pengen dompet lebih tertib tanpa harus input manual tiap malam.

Di artikel ini, Davina ngebedah thread tersebut jadi format yang lebih rapi: apa yang diminta, kenapa masuk akal, bagian mana yang harus dirombak, dan gimana bikin versi yang realistis dipakai harian. Jadi bukan sekadar copy-paste prompt panjang, tapi jadi sistem yang beneran jalan.

Thread X tentang skill financial-tracker OpenClaw

Apa Isi Prompt Viral tentang skill financial-tracker OpenClaw?

Inti prompt-nya: bikin skill bernama financial-tracker yang bisa baca struk fisik, screenshot e-wallet, sampai transaksi mobile banking. Lalu datanya diekstrak (merchant, tanggal, item, total, metode bayar), dikategorikan otomatis, disimpan ke SQLite, dan dikasih laporan berkala plus chart.

Di atas kertas itu keren. Tapi kalau kamu langsung telan mentah-mentah, biasanya mentok di detail implementasi. Ada typo command, ada requirement yang terlalu luas, dan ada asumsi seolah semua OCR selalu presisi. Realitanya? Nggak sesempurna itu, bos.

Kenapa skill financial-tracker OpenClaw Ini Menarik Buat Pengguna Indonesia

Pola belanja kita campur: minimarket, e-commerce, QRIS, transfer, topup, langganan digital. Makanya ide satu sistem pencatatan otomatis itu relevan banget. Kalau jadi, kamu bisa lihat ke mana uang bocor tanpa buka-buka mutasi bank tiap hari.

Selain itu, format rupiah dan kategori lokal juga penting. Banyak aplikasi global bagus, tapi kadang nggak cocok sama kebiasaan transaksi di sini. Jadi bikin skill financial-tracker OpenClaw yang localized itu keputusan yang masuk akal.

Hal yang Harus Diperbaiki dari Prompt Asli

Pertama, ada inkonsistensi command: ditulis /expense tapi contoh pakai /expanse. Ini kelihatan sepele, tapi bisa bikin user bingung saat pakai shortcut Telegram.

Kedua, OCR tidak boleh dipercaya 100%. Tetap perlu validasi total, fallback saat item line gagal kebaca, dan mekanisme konfirmasi user. Kalau nggak, laporan bisa rapi tapi angkanya salah. Itu lebih bahaya daripada nggak nyatet sekalian.

Ketiga, fitur chart dan export bagus, tapi jangan jadi prioritas awal. MVP untuk skill financial-tracker OpenClaw harus fokus ke akurasi ekstraksi, struktur database, dan ringkasan harian yang konsisten. Fancy belakangan.

Versi Implementasi yang Lebih Waras

Urutan paling aman:

  • MVP OCR + simpan transaksi utama (merchant, tanggal, total, metode bayar).
  • Tambah item parser bertahap dengan confidence score.
  • Auto-kategori + aturan merchant mapping lokal.
  • Laporan harian/mingguan dulu, baru chart lengkap.
  • Export CSV dulu; PDF/JSON menyusul.

Dengan alur ini, sistem financial-tracker tetap berkembang cepat tapi nggak berantakan. Ibarat bangun rumah: pondasi dulu, bukan langsung pasang lampu gantung estetik.

Contoh Kriteria Sukses untuk skill financial-tracker OpenClaw

Kalau mau bilang sistemnya sudah “jadi”, pakai metrik ini:

  • Akurasi total pembayaran minimal 95% untuk struk umum.
  • Waktu proses per struk di bawah 10 detik.
  • Tidak ada transaksi duplikat saat upload ulang gambar.
  • Laporan jam 21:00 selalu terkirim tanpa fail diam-diam.
  • Format nominal Rupiah konsisten: Rp 1.250.000.

Kalau metrik itu lewat, baru gas tambah fitur premium seperti heatmap, budget alert canggih, atau sinkronisasi multi-device.

Kesimpulan

Thread X tadi bagus sebagai pemicu ide. Tapi biar beneran kepake, kamu harus ubah jadi requirement yang realistis dan bertahap. Dengan pendekatan itu, skill financial-tracker OpenClaw bukan cuma konten viral, tapi alat harian yang bikin keuangan pribadi lebih kebaca.

Takeaway-nya simpel: jangan terpesona sama daftar fitur panjang. Fokus ke akurasi inti dulu. Kalau pondasinya kuat, fitur lain tinggal nambah. Kalau pondasinya rapuh, ya ujung-ujungnya jadi demo yang cantik doang. Sayang waktu, sayang energi.

Prompt Full (Sudah Dibenarkan & Siap Copy)

Ini versi yang sudah dirapikan dari thread aslinya (typo dan istilah teknis dibenerin), tinggal copy-paste:

Buatkan skill bernama "financial-tracker" untuk pencatatan keuangan otomatis dari upload gambar struk belanja.

TUJUAN
Bantu pengguna mencatat pengeluaran harian otomatis dari foto struk fisik atau screenshot transaksi digital (e-commerce, e-wallet, mobile banking), lalu tampilkan ringkasan dan laporan berkala.

VALIDASI INPUT GAMBAR
- Terima hanya:
  1) Struk belanja fisik
  2) Screenshot transaksi e-commerce
  3) Screenshot transaksi e-wallet/mobile banking
- Tolak input yang bukan bukti transaksi (selfie, landscape, meme, foto random).
- Jika gambar blur/kurang jelas, minta upload ulang dengan instruksi singkat.

SHORTCUT TELEGRAM
Sediakan command berikut:
- /expense add
- /expense list
- /expense summary
- /expense chart
- /expense export
- /expense budget
Catatan: gunakan "expense" (bukan "expanse").

EKSTRAKSI DATA (OCR)
Ekstrak data berikut dari gambar:
- merchant
- tanggal
- waktu
- item (nama item, qty, harga)
- subtotal
- tax
- discount
- total_bayar (WAJIB ada, jika tidak ada minta konfirmasi)
- metode_bayar
- nomor_invoice (jika tersedia)

Jika item tidak terbaca lengkap, tetap simpan transaksi level-header + tandai "items_partial=true".

AUTO-KATEGORISASI
Kategorikan transaksi ke 10 kategori:
1. Makanan & Minuman
2. Transportasi
3. Utilitas
4. Belanja
5. Hiburan
6. Kesehatan
7. Rumah Tangga
8. Pendidikan
9. Investasi & Tabungan
10. Lainnya

Gunakan merchant mapping otomatis + fallback rule berbasis keyword item.

DATABASE (SQLite)
Gunakan SQLite dengan tabel:
- expenses
- expense_items
- budgets
- custom_categories

Minimal kolom penting:
- expenses: id, trx_code, merchant, date, time, total, payment_method, invoice_no, category, raw_text, source_type, created_at
- expense_items: id, expense_id, item_name, qty, unit_price, line_total
- budgets: id, category, limit_amount, period, active
- custom_categories: id, name, keywords, merchant_patterns

VISUALISASI CHART
Generate 5 tipe chart:
1) Pie chart per kategori
2) Bar chart per merchant
3) Line chart tren harian
4) Stacked bar mingguan per kategori
5) Heatmap kalender pengeluaran

LAPORAN OTOMATIS
- Daily summary: setiap hari jam 21:00
- Weekly report: setiap Senin pagi
- Monthly report: setiap tanggal 1

EXPORT & BACKUP
- Export ke CSV, PDF, JSON
- Auto-backup database setiap 100 transaksi baru

FORMAT OUTPUT
- Semua response Bahasa Indonesia
- Gunakan format Rupiah: Rp 1.250.000
- Gunakan emoji seperlunya agar enak dibaca

CONTOH OUTPUT
📸 Struk Berhasil Dipindai!
🏪 Merchant: Indomaret TB Simatupang
📅 Tanggal: 12 Feb 2026, 15:45
💳 Pembayaran: Tunai

Detail Item:
• Indomie Goreng 5x — Rp 15.000
• Aqua 600ml 2x — Rp 6.000
• Total — Rp 21.000

📊 Kategori: Belanja
💰 Total Hari Ini: Rp 247.500 / Rp 500.000
✅ Tersimpan #TRX-20260212-034

ATURAN KUALITAS
- Jika confidence OCR rendah, minta verifikasi user sebelum final save.
- Cegah duplikasi transaksi (hash gambar + merchant + total + timestamp).
- Selalu tampilkan ringkasan sebelum commit saat data ambigu.

Sumber

Baca juga: CEO Toge Productions Pertimbangkan Pindah ke Luar Negeri: Apa yang Terjadi?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *