Posted in

Motorola Signature 27 Resmi Diperkenalkan: Telefoto 200MP dan Audio Bang & Olufsen

Motorola Signature 27 warna Pantone Capulet Olive, tampak belakang dengan modul kamera 200MP dan label Audio by Bang & Olufsen
Motorola Signature 27 memperkenalkan modul kamera 200MP dan tuning audio Bang & Olufsen. Sumber: Gizmologi

Motorola akhirnya memperkenalkan Motorola Signature 27 di ajang Snapdragon Summit, bareng dengan pengumuman chip terbaru Qualcomm. Ini bukan facelift biasa. Motorola menambah kamera telefoto 200MP, sistem pendingin baru, dan satu hal yang paling mencolok: audio hasil kerja sama dengan Bang & Olufsen.

Generasi pertama Motorola Signature baru rilis Januari 2026. Penerusnya sekarang sudah muncul, dan Motorola mengubah pola penamaan produknya. Ponsel yang rilis di akhir 2026 memakai angka tahun berikutnya, jadi ada “27” di namanya. Kalau kamu lihat Signature 27 dan bingung kenapa angkanya lompat, itu sebabnya.

Yang menarik, sebagian besar detail teknis justru belum dibuka. Motorola baru mengonfirmasi chip, dua dari tiga kamera, pendingin, speaker, warna, dan kebijakan update. Layar, baterai, harga, dan tanggal jual per negara masih gelap.

Spesifikasi Motorola Signature 27 yang Sudah Dikonfirmasi

Ini daftar lengkap yang sudah pasti, dihimpun dari pengumuman resmi dan liputan media:

  • Chipset: Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6
  • Kamera utama: 50MP Sony LYTIA 910, ukuran sensor 1/1.28 inci
  • Kamera telefoto: 200MP periskop, naik dari 50MP di generasi pertama
  • Audio: speaker dengan tuning dari insinyur akustik Bang & Olufsen
  • Pendingin: ArcticMesh, 40 persen lebih besar dari sebelumnya, pakai jaring tembaga dan liquid metal
  • Warna: Pantone Coal Smoke dan Pantone Capulet Olive
  • Software: Android 17, jaminan 7 tahun update OS dan 7 tahun patch keamanan
  • Ketersediaan: pasar global sepanjang 2026, Amerika Serikat November 2026

Halaman resmi Motorola di AS menyebut Signature 27 sebagai ponsel paling canggih yang pernah mereka buat. Itu klaim marketing, tapi cukup jelas di mana Motorola menempatkan produk ini.

Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 Jadi Andalan

Motorola Signature 27 masuk gelombang pertama ponsel dengan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Qualcomm kali ini merilis dua chip puncak: versi reguler dan versi Extreme. Motorola memilih yang Extreme.

Bedanya ada di grafis, kemampuan AI, dan perekaman video. Chip ini juga yang bikin Motorola berani memasang kamera 200MP dan fitur AI seperti pembuat video Omni serta pembuat musik Lyria.

Snapdragon Summit jadi ajang peluncuran chip ini. Beberapa merek lain juga sudah mengumumkan akan memakai chip yang sama. Xiaomi 18 Pro Max sudah mulai dijual di China, dan Honor Magic 9 Pro Max dijadwalkan menyusul 28 September.

Baca juga: Snapdragon 8 Elite Gen 6 Resmi Meluncur: Chip 2nm Pertama Qualcomm, Ada Varian Extreme

Kamera Telefoto 200MP, Lompatan Terbesar

Perubahan paling kentara ada di kamera telefoto. Generasi pertama Motorola Signature memakai telefoto 50MP dengan zoom optik 3x. Signature 27 melompat ke sensor 200MP. Di render resmi yang beredar, modul kamera belakangnya bahkan mencantumkan label “200MP” dan “100X Super Zoom”.

Kamera utamanya memakai sensor 50MP Sony LYTIA 910 dengan ukuran 1/1.28 inci. Motorola belum mengumumkan kamera ultrawide dan kamera selfie untuk model ini.

Motorola juga menyebut dukungan perekaman video Dolby Vision. Angka 100x di modul kamera itu merujuk kemampuan zoom maksimum, sementara zoom optik murninya belum dibuka.

Audio Bang & Olufsen, Pertama di Ponsel Motorola

Kerja sama Motorola dengan Bang & Olufsen diumumkan sebagai kemitraan multi-tahun. Signature 27 jadi ponsel pertama yang memakai identitas kolaborasi ini, dan produk Motorola lain akan menyusul.

Gizmologi mencatat detail teknisnya masih terbatas. Motorola baru bilang audio ponsel ini mendapat tuning dari acoustic engineer B&O. Jenis driver, codec, dan mode suara khusus belum dijelaskan. Motorola menyebut kolaborasinya bakal merambah teknologi audio, mode suara baru, dan pengalaman pengguna di ekosistem perangkat berikutnya.

Bagi pasar premium, ini langka. Pabrikan biasanya menggandeng merek audio cuma untuk varian edisi khusus. Motorola membawanya ke lini flagship reguler.

Baca juga: Motorola Razr Fold DXOMARK: Kenapa Skor Kamera Ini Penting Buat Pasar HP Lipat

Yang Belum Diumumkan Motorola

Motorola belum membuka spesifikasi layar: ukuran, resolusi, dan refresh rate masih kosong. Kapasitas baterai, kecepatan charging, dimensi, dan bobot juga belum ada.

Harga? Belum diumumkan. Sebagai patokan, Motorola Signature generasi pertama dibanderol EUR 999 di Eropa. Kalau Signature 27 mengikuti pola yang sama, harganya akan ada di kelas flagship premium, bersaing langsung dengan Galaxy S dan iPhone Pro.

Kapan Masuk Indonesia?

Belum ada informasi resmi. Motorola menyebut ketersediaan global sepanjang 2026, dengan pasar AS mengikuti pada November. Untuk Indonesia, belum ada jadwal maupun bocoran harga rupiah.

Motorola punya sejarah panjang di Indonesia, tapi kehadiran lini flagship mereka sering datang terlambat atau tidak masuk sama sekali. Jadi pantau terus pengumuman resminya kalau kamu tertarik.

Pendapat Singkat

Motorola Signature 27 menarik karena tiga hal: chip Extreme terbaru, telefoto 200MP, dan audio B&O. Kombinasi ini jarang ada di satu ponsel.

Masalahnya, kita masih menunggu setengah spesifikasi penting. Layar dan baterai adalah dua hal yang paling menentukan pengalaman harian. Tanpa keduanya, sulit bilang ponsel ini bakal menang lawan kompetitor. Tunggu review pertama sebelum buru-buru.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Kapan Motorola Signature 27 dijual?
Pasar global sepanjang 2026. Amerika Serikat November 2026. Indonesia belum ada jadwal resmi.

Berapa harganya?
Belum diumumkan. Generasi pertama dibanderol EUR 999, jadi ekspektasinya ada di kisaran itu.

Apa beda Signature 27 dari generasi pertama?
Chip baru Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, telefoto 200MP (dari 50MP), pendingin lebih besar, dan audio tuning Bang & Olufsen.

Sumber