Huawei Mate 90 Series siap meluncur hari ini, Kamis (1/10/2026), di China. Huawei tidak tanggung-tanggung: bukan satu atau dua ponsel, tapi empat model sekaligus yang bakal naik panggung, yaitu Mate 90, Mate 90 Pro, Mate 90 Pro Max, dan Mate 90 RS.
Jelang acara, bocoran soal chipset, layar, sampai kamera sudah beredar lumayan lengkap. Sumber utamanya tipster Digital Chat Station lewat unggahan di Weibo, yang kemudian dikutip GSM Arena dan diberitakan ulang sejumlah media Indonesia. Huawei sendiri belum membuka spesifikasi resminya, jadi semua angka di bawah ini masih berstatus bocoran sampai acara berjalan.
Huawei Mate 90 Series Pakai Empat Chipset Kirin Berbeda
Poin paling mencolok dari bocoran ini adalah Huawei sepertinya menyiapkan chipset yang beda-beda untuk tiap model. Mate 90 versi standar disebut memakai Kirin 9030, sementara Mate 90 Pro naik ke Kirin 9035.
Dua model teratas, Mate 90 Pro Max dan Mate 90 RS, kabarnya sama-sama ditenagai Kirin 9050 Pro. Artinya Huawei tetap memakai strategi lama: makin mahal modelnya, makin tinggi kelas chipset-nya. Buat pengguna biasa, bedanya biasanya terasa di efisiensi daya dan kemampuan pemrosesan kamera, bukan cuma soal skor benchmark.
Layar Dual-Layer OLED 6,75 dan 6,9 Inci
Di sektor layar, Mate 90 Pro disebut membawa panel OLED dual-layer berukuran 6,75 inci. Mate 90 Pro Max lebih besar lagi, 6,9 inci, juga dengan OLED dual-layer.
Layar dual-layer OLED bukan hal baru di lini Mate, tapi Huawei termasuk yang paling agresif memakainya. Struktur dua lapis ini bikin panel lebih tahan lama dan bisa mendorong kecerahan lebih tinggi tanpa cepat rusak. Salah satu bocoran di Jagat Review bahkan menyebut angka kecerahan sampai 10.000 nits, meski klaim sekencang itu perlu dibuktikan sendiri di pengujian nyata.
Baca juga: iQOO 16 Resmi Meluncur: Baterai 8.400 mAh, Layar 165Hz, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6
Kamera Periskop 200MP dan Dynamic Range 18EV
Bagian kamera jadi sorotan utama di Mate 90 Pro Max. Bocoran menyebut kamera utamanya punya dynamic range sampai 18EV, plus kamera telefoto periskop 200MP di bagian belakang.
Yang lebih menarik, Mate 90 Pro Max Collector’s Edition dikabarkan mendukung lensa zoom optik 10x dengan sensor berukuran 1 inci. Kombinasi sensor besar dan zoom panjang ini yang biasanya bikin harga varian collector melesat jauh di atas versi biasa.
Huawei memang konsisten menjadikan fotografi sebagai pembeda lini Mate. Tapi sampai sekarang belum ada penjelasan soal konfigurasi kamera lengkap maupun bagaimana sistem ini bekerja di kondisi pemotretan sebenarnya. Jadi angka 18EV dan 200MP sebaiknya dibaca sebagai klaim bocoran, bukan hasil uji.
Mate 90 RS: Titanium Unibody, Warna Putih, Hitam, Merah
Model paling mahal, Mate 90 RS, disebut punya spesifikasi mirip Mate 90 Pro Max, termasuk Kirin 9050 Pro dan konfigurasi kamera yang sama. Bedanya ada di desain: RS kabarnya memakai konstruksi high-gloss titanium unibody.
Soal warna, bocoran menyebut RS hadir dalam pilihan White, Black, dan Red. Sepanjang sejarah lini Mate, varian RS selalu jadi edisi paling eksklusif dengan material lebih mewah dibanding model reguler.
Baca juga: iPhone Duo Resmi Diperkenalkan: Ponsel Lipat Pertama Apple, Harga Mulai $1.999
Kenapa Peluncuran Ini Penting?
Mate 90 Series jadi penanda seberapa jauh Huawei bisa jalan tanpa akses ke rantai pasok chip global. Kirin 9030 sampai 9050 Pro adalah chip buatan sendiri, dan seluruh lini ini tetap pakai HarmonyOS tanpa layanan Google.
Bagi pasar global, Mate 90 Series lebih banyak jadi pertunjukan teknologi ketimbang produk yang bisa dibeli bebas. Huawei masih menghadapi batasan ekspor, dan distribusi resminya lebih fokus ke China. Di pasar seperti Indonesia, lini Mate memang sudah lama absen dari daftar resmi Huawei Indonesia, yang lebih banyak menjual seri nova, Pura, dan perangkat wearable.
Meski begitu, arah teknologi di Mate 90 Series biasanya menetes ke model lain. Kamera periskop resolusi tinggi dan layar dual-layer OLED yang dipakai di sini sering muncul lagi di perangkat kelas bawahnya setahun kemudian.
HarmonyOS dan Posisi Huawei di Tengah Tekanan Sanksi
Hal lain yang jarang dibahas adalah perangkat lunaknya. Seperti lini Mate sebelumnya, Mate 90 Series bakal jalan di HarmonyOS tanpa layanan Google bawaan. Artinya pengguna mengandalkan AppGallery dan ekosistem Huawei sendiri untuk aplikasi harian.
Untuk pasar China, ini bukan masalah besar karena aplikasi lokal sudah lengkap. Tapi untuk pengguna di luar China, ketiadaan Play Store tetap jadi pertimbangan serius sebelum membeli ponsel sekelas ini.
Dari sisi hardware, kemampuan Huawei memproduksi Kirin 9030 sampai 9050 Pro secara mandiri jadi tanda rantai pasok chipnya sudah cukup matang. Setelah bertahun-tahun dibatasi akses ke teknologi litografi terbaru, Huawei memilih jalan memaksimalkan desain chip sendiri dan menutupi kekurangan lewat software serta ISP kamera. Pola itu terlihat jelas di Mate 90 Series: chip bukan yang tercanggih di atas kertas, tapi Huawei menaruh perhatian besar di kamera dan layar.
Bandingkan dengan kompetitor yang bakal ramai di kuartal empat 2026. Snapdragon 8 Elite Gen 6 sudah dipakai iQOO 16, MediaTek Dimensity 9600 Pro mengandalkan proses 2nm, dan Apple menyiapkan lini iPhone 18 Pro dengan chip A20 Pro. Peta persaingan flagship tahun ini sangat padat, dan Mate 90 Series harus mengandalkan kekuatan kamera untuk tetap relevan.
Harga dan Ketersediaan
Sampai artikel ini ditulis, harga resmi Huawei Mate 90 Series belum diumumkan. Bocoran harga memang beredar di sejumlah media, tapi angkanya masih simpang siur dan belum dikonfirmasi Huawei. Harga, varian memori, dan jadwal ketersediaan biasanya baru dibuka di akhir acara peluncuran.
Kalau mengikuti pola tahun-tahun sebelumnya, Mate 90 Series bakal dijual lebih dulu di China, lalu menyebar ke beberapa pasar Eropa dan Asia Tengah dalam hitungan minggu. Untuk Indonesia, belum ada sinyal apa pun soal kehadiran resmi lini ini.
Kesimpulan
Huawei Mate 90 Series meluncur dengan empat model, empat konfigurasi chipset, layar OLED dual-layer sampai 6,9 inci, dan kamera periskop 200MP di varian teratas. Kalau bocoran Digital Chat Station ini benar, Huawei masih serius bersaing di segmen flagship meski jalan sendiri tanpa ekosistem Google.
Yang perlu ditunggu sekarang adalah angka resmi dari Huawei: harga, kapasitas baterai, dan detail kamera lengkap. Untuk penggemar fotografi mobile, Mate 90 Pro Max dan Mate 90 RS tetap jadi dua model yang paling menarik untuk diikuti.
Sumber: ANTARA News, Gizmologi, Jagat Review, Ponselio.