Posted in

Penjualan Smartphone Global Anjlok 20 Persen di Kuartal III 2026, Harga HP di Indonesia Ikut Naik

Pedagang ponsel di pusat perbelanjaan ITC Jakarta, ilustrasi harga HP naik
Suasana pedagang ponsel di ITC Kuningan, Jakarta. (Sumber: CNBC Indonesia)

Kiriman ponsel ke seluruh dunia jatuh 20 persen pada kuartal III 2026 dibanding periode yang sama tahun lalu. Angka itu datang dari laporan terbaru Counterpoint Research, dan jadi penurunan kuartal III paling dalam sejak 2012. Penyebab utamanya bukan selera konsumen yang berubah mendadak, tapi harga chip memori yang meledak. Penjualan smartphone global sedang kena getah perang memori yang dipicu proyek kecerdasan buatan.

Ceritanya begini. Pabrik chip memori seperti Micron, Samsung, dan SK Hynix lebih memilih membuat memori untuk server AI dan pusat data ketimbang untuk ponsel. Permintaan dari sana jauh lebih besar dan marginnya lebih gemuk. Akibatnya pasokan memori untuk perangkat konsumen menyusut, harga komponennya naik, dan produsen ponsel cuma punya dua pilihan: naikkan harga jual atau kurangi jumlah produksi. Sebagian besar memilih keduanya sekaligus.

Angka Penjualan Smartphone Global Kuartal III 2026

Analis senior Counterpoint, Shilpi Jain, menyebut konsumen sekarang menahan diri dan memakai perangkat lama lebih lama dari perkiraan. Banyak yang mulai melirik ponsel bekas alias refurbished, atau langsung beli perangkat kelas atas supaya tidak perlu ganti HP lagi dalam waktu dekat.

Peta pangsa pasar pun bergeser. Samsung masih nomor satu dengan 23 persen, meski volume kirimannya turun 3 persen. Apple menyusul di posisi kedua dengan 22 persen, dan ini pertama kalinya Apple menembus angka 20 persen pada kuartal III. Salah satu faktornya karena iPhone 18 varian standar belum masuk pasar, jadi pasokan awal saat bulan peluncuran lebih tipis dibanding tahun lalu saat jajaran iPhone 17 lengkap.

Yang paling terpukul justru merek-merek China. OPPO dan vivo kirimannya turun lebih dari 20 persen, sementara Xiaomi jatuh lebih dari 30 persen dan pangsa pasarnya menyusut jadi 10 persen. Xiaomi memang sengaja mengurangi produksi ponsel murah dan memangkas ekspansi di beberapa pasar luar negeri demi menjaga margin. Bukan kegagalan mendadak, tapi pilihan bertahan hidup.

Baca juga: Krisis Memori HBM Makin Panas: Harga Chip AI Huawei Naik 50 Persen, HP Murah Jadi Korban

Counterpoint menilai prospek sampai akhir 2026 masih berat. Pemangkasan volume produksi, penyederhanaan portofolio, dan fokus ke perangkat premium diperkirakan terus berlanjut. Segmen yang paling sensitif harga akan makin tertekan, dan itu artinya ponsel di bawah Rp3 juta jadi wilayah paling sepi pembeli.

Pangsa pasar penjualan smartphone global kuartal III 2026 versi Counterpoint Research
Pangsa pasar penjualan smartphone global kuartal III 2026. (Sumber: Counterpoint Research)

Harga Smartphone di Indonesia Sudah Naik 10-20 Persen

Dampaknya sudah terasa di toko-toko Indonesia. Ketua Asosiasi Pengusaha Smartphone Indonesia (APSI), Hasan Aula, bilang harga ponsel di pasar lokal saat ini sudah naik sekitar 10 sampai 20 persen dibanding akhir 2025. Kenaikan itu membuat penjualan dalam satuan unit menurun dibanding tahun lalu, walaupun nilai penjualan sampai Juli 2026 masih lebih tinggi karena harganya yang naik.

Menurut Hasan, kenaikan paling terasa di segmen menengah bawah. Alasannya masuk akal: di kelas harga itu, biaya memori menempati porsi paling besar dari total biaya perangkat. Jadi ketika harga RAM naik, tidak ada banyak ruang untuk menyerapnya tanpa menaikkan harga jual.

Data soal komponennya juga cukup mencolok. Harga RAM DDR5 di Indonesia dilaporkan sudah menembus Rp2 juta pada April 2026, padahal sebelumnya ada di kisaran Rp800 ribu sampai Rp900 ribu. Kenaikan biaya itu ikut menyeret harga perangkat jadi. Sejumlah penjual menyebut harga laptop naik sekitar Rp2 juta sampai Rp3 juta, sementara laptop gaming bisa naik sampai Rp4 juta. Di tingkat pengecer tertentu, penjualan bahkan disebut turun hingga 50 persen.

Kenapa Krisis Memori Belum Selesai dalam Waktu Dekat

CEO Micron, Sanjay Mehrotra, sudah memberi peringatan soal ini. Menurut dia, kondisi pasokan dan permintaan memori pada 2027 sampai 2028 akan jauh lebih ketat dibanding 2026, dan sulit memperkirakan kapan keduanya kembali seimbang.

Perlu dicatat, Micron sendiri sudah tidak menjual RAM untuk konsumen. Produk perusahaan itu sekarang fokus ke memori bandwidth tinggi (HBM) untuk AI dan DRAM untuk server. Tapi justru di situ akar masalahnya. Kapasitas produksi diprioritaskan ke kebutuhan AI dan server, sehingga pasokan memori untuk perangkat konsumen otomatis terbatas.

Bloomberg Intelligence bahkan memperkirakan kelangkaan DRAM bisa bertahan sampai 2029 atau 2030 jika belanja infrastruktur cloud terus berjalan seperti sekarang. Micron juga sedang menyiapkan ruang produksi baru, tapi pabrik tidak dibangun dalam sebulan. Laporan industri menyebut margin pabrikan memori kini bisa menyentuh 80 persen, angka yang menjelaskan kenapa mereka betah menggarap pasar AI.

Baca juga: Data Center AI di Indonesia: Investasi Rp300 Triliun dan Taruhan Listrik 1,3 GW

Kalau Mau Ganti HP, Sebaiknya Bagaimana?

  • Beli lebih awal, bukan nanti. Tren harga komponen masih naik, jadi menunda pembelian biasanya berarti bayar lebih mahal.
  • Naikkan kelas kalau anggaran memungkinkan. Ponsel dengan memori lebih besar dan chipset lebih kuat cenderung bertahan lebih lama, sehingga kamu tidak perlu ganti dalam dua tahun.
  • Pertimbangkan perangkat bekas resmi atau refurbished. Pastikan masih bergaransi distributor resmi, bukan garansi toko.
  • Cek konfigurasi memori, bukan cuma angka kamera. RAM dan penyimpanan adalah komponen yang paling terdampak kenaikan harga, jadi jangan sampai kamu dapat memori kecil dengan harga mahal.
  • Servis dulu kalau HP lama masih bisa diselamatkan. Ganti baterai jauh lebih murah daripada beli HP baru.

Kalau pilihannya jatuh ke perangkat kelas atas, bandingkan dulu spesifikasi dan harga sebelum memutuskan. Artikel Review iPhone 18 Pro: Chip A20 Pro Jadi Bintang, Baterai dan Pengisian Daya Akhirnya Membaik bisa jadi bahan pertimbangan dari sisi perangkat premium.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apakah harga HP akan turun lagi?

Belum ada tanda-tanda ke arah sana dalam waktu dekat. Micron memperkirakan pasokan memori masih ketat hingga 2028, dengan kondisi 2027 dan 2028 justru lebih berat dari 2026. Selama kapasitas produksi diprioritaskan untuk AI, harga perangkat konsumen akan tetap mahal.

Kenapa HP murah yang paling terdampak?

Karena porsi biaya memori terhadap total biaya produksi paling besar di kelas itu. Ponsel premium punya ruang lebih lebar untuk menyerap kenaikan komponen tanpa mengubah harga jual secara drastis.

Apakah merek China benar-benar kalah?

Bukan kalah, tapi memang sengaja mengalah untuk sementara. Xiaomi, OPPO, dan vivo memangkas produksi ponsel murah demi menjaga margin. Mereka memilih volume lebih kecil dengan keuntungan lebih sehat, sambil menunggu pasar memori kembali normal.

Apa Artinya Krisis Ini buat Konsumen di Indonesia

Ini bukan cuma cerita perusahaan besar. Pasar Indonesia mencatat penurunan pengiriman smartphone 9 persen pada kuartal I 2026, dan pengiriman perangkat di bawah 150 dolar AS turun 19 persen. Pilihan HP murah yang dulu melimpah kini menyusut, sementara yang tersisa harganya lebih tinggi dari yang kita ingat setahun lalu.

Nilai penjualan pasar smartphone Indonesia masih tumbuh. Konsumen belum berhenti membeli, cuma berpindah ke perangkat yang dianggap lebih layak dipakai lama. Jadi kalau kamu sedang menunda ganti HP, keputusan itu sejalan dengan apa yang terjadi di pasar global.

Sumber

  • CNBC Indonesia: laporan Counterpoint Research via Reuters soal pengiriman HP global kuartal III 2026
  • IDX Channel: penjualan smartphone global anjlok 20 persen pada kuartal III 2026
  • Bloomberg Technoz: pernyataan Ketua APSI Hasan Aula soal kenaikan harga ponsel RI 10-20 persen
  • IDN Times: proyeksi Micron soal kelangkaan RAM hingga 2028 dan data harga RAM Indonesia
  • Ars Technica: pernyataan CEO Micron Sanjay Mehrotra soal pasokan memori