<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>eFootball League &#8211; Preset</title>
	<atom:link href="https://preset.id/tag/efootball-league/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://preset.id</link>
	<description>Insight cepat, tajam, dan relevan seputar teknologi, entertainment, dan lifestyle.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Jun 2026 07:07:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://preset.id/wp-content/uploads/2026/02/preset-favicon-512-150x150.png</url>
	<title>eFootball League &#8211; Preset</title>
	<link>https://preset.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Intel Arc G-Series: Chipset Gaming Handheld Terbaru yang Bikin Main Game Lebih Lama</title>
		<link>https://preset.id/2026/06/07/intel-arc-g-series-chipset-gaming-handheld-terbaru-yang-bikin-main-game-lebih-lama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Davina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2026 06:54:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Chipset Gaming]]></category>
		<category><![CDATA[eFootball League]]></category>
		<category><![CDATA[Game Online]]></category>
		<category><![CDATA[Gaming]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kebangkitan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Harkitnas]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Intel]]></category>
		<category><![CDATA[Kedaulatan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Komdigi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://preset.id/?p=601</guid>

					<description><![CDATA[<span class="span-reading-time rt-reading-time" style="display: block;"><span class="rt-label rt-prefix">Reading Time: </span> <span class="rt-time"> 2</span> <span class="rt-label rt-postfix">minutes</span></span>Intel Arc G-Series chipset gaming handheld terbaru dengan efisiensi daya lebih baik dan harga kompetitif. Cek spesifikasi, performa, dan handheld yang pakai Intel Arc G-Series.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<span class="span-reading-time rt-reading-time" style="display: block;"><span class="rt-label rt-prefix">Reading Time: </span> <span class="rt-time"> 2</span> <span class="rt-label rt-postfix">minutes</span></span><p>Intel Arc G-Series resmi diperkenalkan sebagai chipset gaming handheld terbaru yang menjanjikan efisiensi daya lebih baik dan performa grafis mumpuni. Dengan kehadiran Intel Arc G-Series, persaingan di pasar handheld gaming semakin menarik karena Intel menawarkan alternatif yang kompetitif dari segi harga dan kemampuan.</p>
<h2>Apa Itu Intel Arc G-Series?</h2>
<p>Intel Arc G-Series adalah lini chipset baru dari Intel yang dirancang khusus untuk perangkat handheld gaming. Berbeda dengan prosesor Intel konvensional yang lebih fokus ke laptop dan desktop, Intel Arc G-Series mengoptimalkan GPU terintegrasi berbasis arsitektur Xe untuk gaming portabel. Chipset ini hadir dalam beberapa varian, mulai dari model entry-level hingga flagship yang mampu menjalankan game AAA dengan pengaturan grafis menengah hingga tinggi.</p>
<h2>Spesifikasi dan Performa Intel Arc G-Series</h2>
<p>Intel Arc G-Series dibangun di atas fabrikasi terbaru yang mengedepankan efisiensi daya. Dengan TDP yang lebih rendah dibanding kompetitor, chipset ini memungkinkan handheld gaming berjalan lebih lama tanpa harus terus-menerus terisi daya. Performa GPU terintegrasi Xe-LPG di dalamnya mampu menghadirkan frame rate stabil di resolusi 1080p untuk mayoritas game populer.</p>
<p>Beberapa benchmark awal menunjukkan bahwa Intel Arc G-Series mampu bersaing langsung dengan AMD Ryzen Z1 Extreme yang selama ini mendominasi pasar handheld gaming. Dalam pengujian sintetis seperti 3DMark, skor yang diraih Intel Arc G-Series terbilang kompetitif, bahkan unggul di beberapa tes grafis berkat optimasi driver terbaru Intel.</p>
<h2>Keunggulan Intel Arc G-Series untuk Handheld Gaming</h2>
<p>Salah satu keunggulan utama Intel Arc G-Series adalah dukungan terhadap teknologi Intel XeSS (Xe Super Sampling), yang memungkinkan peningkatan frame rate melalui AI upscaling tanpa mengorbankan kualitas visual secara signifikan. Ini sangat penting untuk perangkat handheld yang memiliki keterbatasan daya dan thermal.</p>
<p>Selain itu, Intel Arc G-Series juga mendukung AV1 hardware encoding dan decoding, yang membuat streaming game dan konten video berjalan lebih efisien. Dukungan Thunderbolt 4 dan USB4 juga menjadi nilai tambah untuk konektivitas docking dan peripheral gaming.</p>
<h2>Handheld Gaming yang Menggunakan Intel Arc G-Series</h2>
<p>Beberapa produsen handheld gaming sudah mengonfirmasi akan menggunakan Intel Arc G-Series di produk mereka. MSI, ASUS, dan beberapa brand lain dilaporkan sedang mengembangkan perangkat baru berbasis chipset ini. Persaingan antara Intel Arc G-Series dan AMD Ryzen Z series di pasar handheld gaming diprediksi akan semakin ketat di 2026.</p>
<p>MSI Claw generasi terbaru misalnya, kabarnya akan menggunakan varian tertinggi dari Intel Arc G-Series dengan peningkatan signifikan di segi pendingin dan baterai. Sementara ASUS ROG Ally juga dirumorkan sedang menguji prototipe dengan chipset Intel Arc G-Series sebagai alternatif dari AMD.</p>
<h2>Harga dan Ketersediaan Intel Arc G-Series</h2>
<p>Intel memposisikan Intel Arc G-Series sebagai opsi yang lebih terjangkau dibanding kompetitor. Dengan harga yang lebih kompetitif, produsen handheld bisa menekan harga jual perangkat akhir tanpa mengorbankan performa gaming. Ini kabar baik buat gamer Indonesia yang selama ini terhalang harga handheld gaming yang masih cukup tinggi.</p>
<p>Intel Arc G-Series dijadwalkan mulai tersedia secara global pada kuartal ketiga 2026, dengan beberapa perangkat handheld pertama yang menggunakannya diprediksi meluncur di akhir tahun.</p>
<h2>Kesimpulan</h2>
<p>Intel Arc G-Series menjadi angin segar di pasar handheld gaming yang selama ini didominasi oleh AMD. Dengan kombinasi efisiensi daya, performa grafis yang kompetitif, dan harga yang lebih terjangkau, Intel Arc G-Series layak diperhitungkan. Buat kamu yang sedang mencari handheld gaming baru, menunggu kehadiran perangkat berbasis Intel Arc G-Series bisa jadi pilihan cerdas.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://preset.id/2026/05/22/iphone-fold-2026-lipatan-nyaris-tak-terlihat-harga-mulai-rp32-juta/">iPhone Fold 2026: Lipatan Nyaris Tak Terlihat, Harga Mulai Rp32 Juta</a></li>
<li><a href="https://preset.id/2026/05/20/rog-xbox-ally-x20-bundle-resmi-muncul-oled-74-inci-dan-tmrr-joystick/">ROG Xbox Ally X20 Bundle Resmi Muncul, OLED 7,4 Inci dan TMR Joystick</a></li>
<li><a href="https://preset.id/2026/05/15/daftar-hp-yang-tidak-bisa-pakai-whatsapp-mulai-juni-2026/">Daftar HP yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp Mulai Juni 2026</a></li>
</ul>
<h2>Sumber</h2>
<ul>
<li><a href="https://www.intel.com/content/www/us/en/products/details/processors/arc.html" rel="nofollow noopener" target="_blank">Intel Arc Processors &#8211; Official</a></li>
<li><a href="https://videocardz.com/newz/intel-arc-g-series" rel="nofollow noopener" target="_blank">VideoCardz &#8211; Intel Arc G-Series</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>eFootball Uji Matchmaking Smart Assist untuk Division 1–3</title>
		<link>https://preset.id/2026/05/19/efootball-uji-matchmaking-smart-assist-division-1-3/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Davina]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 13:07:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaming]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[eFootball]]></category>
		<category><![CDATA[eFootball League]]></category>
		<category><![CDATA[Game Online]]></category>
		<category><![CDATA[Konami]]></category>
		<category><![CDATA[Smart Assist]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://preset.id/2026/05/19/efootball-uji-matchmaking-smart-assist-division-1-3/</guid>

					<description><![CDATA[<span class="span-reading-time rt-reading-time" style="display: block;"><span class="rt-label rt-prefix">Reading Time: </span> <span class="rt-time"> 3</span> <span class="rt-label rt-postfix">minutes</span></span>eFootball Smart Assist jadi sorotan setelah Konami menguji matchmaking khusus untuk Division 1–3. Pemain bisa memilih lawan dengan setting yang sama.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<span class="span-reading-time rt-reading-time" style="display: block;"><span class="rt-label rt-prefix">Reading Time: </span> <span class="rt-time"> 3</span> <span class="rt-label rt-postfix">minutes</span></span></p>
<p><strong>eFootball Smart Assist</strong> kembali jadi bahan pembicaraan komunitas setelah Konami mengumumkan rencana uji coba matchmaking baru untuk eFootball<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> League. Lewat akun resmi @play_eFootball, Konami menjelaskan bahwa pemain di Division 1–3 akan mendapat opsi untuk mencari lawan berdasarkan apakah mereka memakai Smart Assist atau tidak.</p>
<p>Update ini belum menjadi perubahan permanen. Konami menyebutnya sebagai test implementation yang dijadwalkan hadir lewat pembaruan pada akhir Mei hingga awal Juni. Meski statusnya masih uji coba, pengumuman ini langsung menarik perhatian karena Smart Assist selama ini termasuk fitur yang cukup sensitif di kalangan pemain ranked.</p>
<div id="ez-toc-container" class="ez-toc-v2_0_84 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction">
<div class="ez-toc-title-container">
<p class="ez-toc-title" style="cursor:inherit">Table of Contents</p>
<p><span class="ez-toc-title-toggle"><a href="#" class="ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle" aria-label="Toggle Table of Content"><span class="ez-toc-js-icon-con"><span class=""><span class="eztoc-hide" style="display:none;">Toggle</span><span class="ez-toc-icon-toggle-span"><svg style="fill: #999;color:#999" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" class="list-377408" width="20px" height="20px" viewBox="0 0 24 24" fill="none"><path d="M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z" fill="currentColor"></path></svg><svg style="fill: #999;color:#999" class="arrow-unsorted-368013" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="10px" height="10px" viewBox="0 0 24 24" version="1.2" baseProfile="tiny"><path d="M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z"/></svg></span></span></span></a></span></div>
<nav>
<ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' >
<li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class="ez-toc-link ez-toc-heading-1" href="https://preset.id/2026/05/19/efootball-uji-matchmaking-smart-assist-division-1-3/#Apa_Itu_Uji_Matchmaking_eFootball_Smart_Assist">Apa Itu Uji Matchmaking eFootball Smart Assist?</a></li>
<li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class="ez-toc-link ez-toc-heading-2" href="https://preset.id/2026/05/19/efootball-uji-matchmaking-smart-assist-division-1-3/#Kenapa_Smart_Assist_Jadi_Masalah_di_Ranked">Kenapa Smart Assist Jadi Masalah di Ranked?</a></li>
<li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class="ez-toc-link ez-toc-heading-3" href="https://preset.id/2026/05/19/efootball-uji-matchmaking-smart-assist-division-1-3/#Ada_Risiko_Matchmaking_Lebih_Lama">Ada Risiko Matchmaking Lebih Lama</a></li>
<li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class="ez-toc-link ez-toc-heading-4" href="https://preset.id/2026/05/19/efootball-uji-matchmaking-smart-assist-division-1-3/#Reaksi_Komunitas_eFootball">Reaksi Komunitas eFootball</a></li>
<li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class="ez-toc-link ez-toc-heading-5" href="https://preset.id/2026/05/19/efootball-uji-matchmaking-smart-assist-division-1-3/#Kesimpulan">Kesimpulan</a></li>
<li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class="ez-toc-link ez-toc-heading-6" href="https://preset.id/2026/05/19/efootball-uji-matchmaking-smart-assist-division-1-3/#Sumber">Sumber</a></li>
</ul>
</nav>
</div>
<h2><span class="ez-toc-section" id="Apa_Itu_Uji_Matchmaking_eFootball_Smart_Assist"></span><span class="ez-toc-section" id="Apa_Itu_Uji_Matchmaking_eFootball_Smart_Assist"></span><span class="ez-toc-section" id="Apa_Itu_Uji_Matchmaking_eFootball_Smart_Assist"></span>Apa Itu Uji Matchmaking eFootball Smart Assist?<span class="ez-toc-section-end"></span><span class="ez-toc-section-end"></span><span class="ez-toc-section-end"></span></h2>
<p>Dalam rencana barunya, Konami akan menyediakan dua pilihan matchmaking untuk pemain Division 1–3. Pilihan pertama adalah <strong>Same setting as mine</strong>, yang berarti pemain hanya akan dipertemukan dengan lawan yang punya pengaturan Smart Assist sama. Jika pemain tidak memakai Smart Assist, sistem akan mencoba mencarikan lawan yang juga tidak memakainya. Sebaliknya, pemain yang memakai Smart Assist akan diarahkan bertemu pemain dengan setting serupa.</p>
<p>Pilihan kedua adalah <strong>Matchmake freely</strong>. Opsi ini membuat pemain tetap bisa bertemu siapa saja, tanpa memfilter penggunaan Smart Assist. Dengan kata lain, Konami tidak langsung memisahkan semua pemain secara paksa. Mereka memberi pilihan kepada pemain, lalu mengamati bagaimana efeknya terhadap kualitas matchmaking.</p>
<h2><span class="ez-toc-section" id="Kenapa_Smart_Assist_Jadi_Masalah_di_Ranked"></span><span class="ez-toc-section" id="Kenapa_Smart_Assist_Jadi_Masalah_di_Ranked"></span><span class="ez-toc-section" id="Kenapa_Smart_Assist_Jadi_Masalah_di_Ranked"></span>Kenapa Smart Assist Jadi Masalah di Ranked?<span class="ez-toc-section-end"></span><span class="ez-toc-section-end"></span><span class="ez-toc-section-end"></span></h2>
<p>Smart Assist pada dasarnya dibuat untuk membantu pemain agar permainan terasa lebih mudah diakses. Untuk pemain kasual, fitur seperti ini bisa membantu adaptasi, terutama saat mengatur passing, positioning, atau respons tertentu di lapangan. Masalahnya, ketika fitur bantuan seperti ini masuk ke mode kompetitif, sebagian pemain merasa level pertandingan menjadi kurang seimbang.</p>
<p>Di Division tinggi, terutama Division 1 sampai 3, pemain biasanya menganggap mode ranked sebagai ruang adu skill yang lebih serius. Karena itu, keberadaan bantuan otomatis sering dipandang sebagai keuntungan tambahan. Tidak semua pemain setuju dengan pandangan tersebut, tetapi cukup banyak diskusi komunitas yang menilai Smart Assist seharusnya dibatasi di level kompetitif.</p>
<p>Respons Konami kali ini bisa dibaca sebagai langkah tengah. Smart Assist tidak dihapus, tetapi pemain diberi opsi untuk menghindari lawan dengan setting berbeda. Buat pemain non-Smart Assist, ini bisa terasa seperti kabar baik. Buat pemain yang tetap ingin antre cepat dan tidak terlalu peduli soal setting lawan, opsi matchmaking bebas masih tersedia.</p>
<h2><span class="ez-toc-section" id="Ada_Risiko_Matchmaking_Lebih_Lama"></span><span class="ez-toc-section" id="Ada_Risiko_Matchmaking_Lebih_Lama"></span><span class="ez-toc-section" id="Ada_Risiko_Matchmaking_Lebih_Lama"></span>Ada Risiko Matchmaking Lebih Lama<span class="ez-toc-section-end"></span><span class="ez-toc-section-end"></span><span class="ez-toc-section-end"></span></h2>
<p>Konami juga memberi catatan penting. Jika pemain memilih <strong>Same setting as mine</strong>, waktu pencarian lawan bisa menjadi lebih lama. Ini masuk akal karena sistem harus mencari lawan dengan kondisi yang lebih spesifik, bukan sekadar mencari pemain yang tersedia.</p>
<p>Selain itu, Konami menyebut ada kemungkinan pemain tetap dipertemukan dengan lawan yang koneksi onlinenya kurang stabil. Ini jadi trade-off yang cukup penting. Di satu sisi, pemain mendapat lawan dengan setting Smart Assist yang sama. Di sisi lain, kualitas koneksi bisa saja tidak sebaik matchmaking bebas jika jumlah pemain yang cocok sedang sedikit.</p>
<h2><span class="ez-toc-section" id="Reaksi_Komunitas_eFootball"></span><span class="ez-toc-section" id="Reaksi_Komunitas_eFootball"></span><span class="ez-toc-section" id="Reaksi_Komunitas_eFootball"></span>Reaksi Komunitas eFootball<span class="ez-toc-section-end"></span><span class="ez-toc-section-end"></span><span class="ez-toc-section-end"></span></h2>
<p>Reaksi awal komunitas terlihat cukup ramai. Banyak pemain menyambut uji coba ini sebagai langkah positif karena Konami dianggap mulai mendengar keluhan pemain kompetitif. Ada juga yang merasa fitur ini belum cukup, karena Smart Assist masih tetap bisa dipakai dan opsi Matchmake freely masih membuka kemungkinan bertemu lawan campuran.</p>
<p>Beberapa pemain bahkan meminta agar Smart Assist langsung dimatikan di Division tertentu. Namun pendekatan Konami tampaknya lebih hati-hati. Mereka ingin melihat data matchmaking, kualitas koneksi, dan feedback pemain sebelum menentukan implementasi final.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://preset.id/2026/05/19/rupiah-melemah-17700-dolar/">Rupiah Melemah ke Rp17.700 per Dolar, Kenapa Ini Bukan Sekadar Angka?</a></strong></p>
<h2><span class="ez-toc-section" id="Kesimpulan"></span><span class="ez-toc-section" id="Kesimpulan"></span><span class="ez-toc-section" id="Kesimpulan"></span>Kesimpulan<span class="ez-toc-section-end"></span><span class="ez-toc-section-end"></span><span class="ez-toc-section-end"></span></h2>
<p>Uji coba <strong>eFootball Smart Assist</strong> ini bukan sekadar penambahan menu kecil. Untuk pemain ranked, fitur ini bisa mengubah cara mereka memilih lawan dan membaca fairness pertandingan. Konami terlihat belum ingin menghapus Smart Assist, tetapi mereka juga mulai membuka ruang agar pemain kompetitif punya kontrol lebih besar atas pengalaman bermainnya.</p>
<p>Kalau hasil tesnya bagus, bukan tidak mungkin sistem seperti ini menjadi standar baru di eFootball League. Namun kalau antrean menjadi terlalu lama atau kualitas koneksi menurun, Konami mungkin perlu mencari format lain yang lebih seimbang.</p>
<h2><span class="ez-toc-section" id="Sumber"></span><span class="ez-toc-section" id="Sumber"></span><span class="ez-toc-section" id="Sumber"></span>Sumber<span class="ez-toc-section-end"></span><span class="ez-toc-section-end"></span><span class="ez-toc-section-end"></span></h2>
<ul>
<li><a href="https://x.com/play_eFootball/status/2056702522933514339">Pengumuman resmi @play_eFootball di X</a></li>
<li><a href="https://www.konami.com/efootball/" target="_blank" rel="noopener">Situs resmi eFootball dari Konami</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
