<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sovereign Digital Technology &#8211; Preset</title>
	<atom:link href="https://preset.id/tag/sovereign-digital-technology/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://preset.id</link>
	<description>Insight cepat, tajam, dan relevan seputar teknologi, entertainment, dan lifestyle.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Oct 2026 08:33:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://preset.id/wp-content/uploads/2026/02/preset-favicon-512-150x150.png</url>
	<title>Sovereign Digital Technology &#8211; Preset</title>
	<link>https://preset.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>TelkomGroup Luncurkan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026, Empat Kapabilitas Buat Kemandirian Digital</title>
		<link>https://preset.id/2026/10/27/telkomgroup-sovereign-digital-technology-dtiif-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Davina]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2026 08:33:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[AI Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[Data Center]]></category>
		<category><![CDATA[IoT]]></category>
		<category><![CDATA[Kedaulatan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Sovereign Digital Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Telkom]]></category>
		<category><![CDATA[TelkomGroup]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://preset.id/2026/10/27/telkomgroup-sovereign-digital-technology-dtiif-2026/</guid>

					<description><![CDATA[TelkomGroup meluncurkan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026: AI Ready Data Center, AI ModelHub, National IoT Platform, dan PaDiSera.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>TelkomGroup resmi meluncurkan <strong>Sovereign Digital Technology</strong> di ajang Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta. Ada empat kapabilitas yang dibawa ke atas panggung: AI Ready Data Center, AI ModelHub, National IoT Platform, dan PaDiSera. Semuanya dirancang untuk satu tujuan yang cukup ambisius, yaitu bikin ekosistem digital Indonesia tidak lagi bergantung pada pihak luar.</p>
<p>Peluncurannya berlangsung di stan TelkomGroup pada Senin (26/10), berbarengan dengan rangkaian DTIIF 2026 yang digelar 26 sampai 28 Oktober. Direktur IT Digital Telkom Kharim I. G. Siregar dan Direktur Strategic Business Development &#038; Portfolio Telkom Seno Soemadji yang memperkenalkan langsung keempat kapabilitas itu kepada pengunjung.</p>
<h2>Apa Itu Sovereign Digital Technology?</h2>
<p>Sovereign Digital Technology adalah pendekatan yang menempatkan infrastruktur, komputasi, AI, dan konektivitas perangkat di tangan sendiri. Idenya sederhana: kalau semua layanan digital negeri ini jalan di atas server, model AI, dan jaringan orang lain, kita cuma jadi penumpang. Bukan pemilik.</p>
<p>Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno bilang kemandirian digital harus dibangun dari fondasi paling dasar. Mulai dari infrastruktur dan komputasi, pengembangan AI, sampai solusi digital yang dipakai sektor strategis.</p>
<p>&#8220;Kemandirian digital perlu dibangun melalui penguasaan fondasi teknologi secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur dan komputasi, pengembangan AI, hingga penerapan solusi digital yang menjawab kebutuhan sektor strategis,&#8221; ujar Nanang dalam keterangannya.</p>
<p>Dia menambahkan, penguasaan teknologi mesti diiringi kemampuan membangun ekosistem yang terintegrasi. Tujuannya supaya teknologi berhenti jadi sekadar alat bantu transformasi, dan mulai menciptakan nilai tambah yang nyata.</p>
<h2>Empat Kapabilitas Sovereign Digital Technology TelkomGroup</h2>
<p>Keempat kapabilitas ini saling nyambung. Satu menyediakan daya komputasi, satu mengurus model AI, satu menangani perangkat terhubung, dan satu lagi membuka pasar. Ini rinciannya.</p>
<h3>1. AI Ready Data Center dari NeutraDC</h3>
<p>Kapabilitas pertama digarap NeutraDC, unit operasional TelkomGroup di bidang pusat data. Fasilitas ini menyediakan infrastruktur komputasi yang siap dipakai buat beban kerja AI, hal yang belakangan jadi rebutan karena kebutuhan GPU dan daya listrik melonjak tajam.</p>
<p>Soal ini bukan wacana kosong. Sebelumnya sudah ada pembahasan serius soal lonjakan konsumsi listrik dari proyek data center AI di dalam negeri. Kita pernah bahas angkanya di artikel lain, dan memang tidak kecil.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://preset.id/2026/10/14/data-center-ai-indonesia-listrik-jatiluhur/">Data Center AI Indonesia: Listrik Naik Hampir 5 Kali, Proyek 640 MW Jatiluhur</a></p>
<h3>2. AI ModelHub</h3>
<p>Kalau data center itu &#8220;mesin&#8221;-nya, AI ModelHub adalah tempat model AI dikembangkan dan dikelola. Anggap saja ini ruang kerja bersama untuk membangun model yang benar-benar paham konteks Indonesia, bukan model yang cuma numpang lewat.</p>
<p>Ini relevan banget. Belakangan makin banyak model AI lokal bermunculan, termasuk yang bisa memahami bahasa daerah. Jadi arahnya memang sudah kelihatan.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://preset.id/2026/10/19/goto-rilis-llm-open-source-27-miliar-parameter-bisa-pahami-bahasa-jawa-sampai-batak-gratis/">GoTo Rilis LLM Open-Source 27 Miliar Parameter: Bisa Pahami Bahasa Jawa sampai Batak</a></p>
<h3>3. National IoT Platform dari Telkomsel</h3>
<p>Kapabilitas ketiga datang dari Telkomsel. Platform ini menampung perangkat IoT alias internet of things, dan kabarnya sudah menangani sekitar tiga juta perangkat di Indonesia.</p>
<p>Pemakaiannya macam-macam, dari pemantauan, keamanan, sampai peningkatan produktivitas. Data dari perangkat yang terhubung diolah pakai analitik AI supaya jadi informasi berguna buat operasional.</p>
<p>Catatan saja, TelkomGroup belum menguraikan rincian distribusi perangkat per sektor, maupun indikator efisiensi yang dihasilkan platform ini. Jadi masih ada bagian yang menunggu kejelasan.</p>
<h3>4. PaDiSera</h3>
<p>Kapabilitas keempat adalah PaDiSera, marketplace nasional besutan Danantara yang dibangun di atas fondasi teknologi PaDi UMKM. Sasaran utamanya memperluas pasar UMKM supaya bisa menjangkau konsumen di luar lingkungan pengadaan BUMN.</p>
<p>Sebagai konteks, PaDi UMKM sudah jalan sejak 2020 dan telah memfasilitasi lebih dari 190.000 UMKM untuk memasok kebutuhan BUMN. Pengalaman Telkom membangun platform perdagangan digital jadi modal untuk mengoperasikan PaDiSera.</p>
<h2>Kenapa Kemandirian Digital Jadi Isu Besar Sekarang</h2>
<p>Alasannya cukup praktis. Hampir semua layanan digital yang kita pakai tiap hari bergantung pada rantai pasok global, mulai dari chip, layanan awan, sampai model AI. Begitu ada gejolak di luar, efeknya terasa sampai sini.</p>
<p>Beberapa bulan terakhir ini isu kedaulatan digital makin sering muncul. Pemerintah sedang menyiapkan aturan etika AI lewat Perpres, dan ada juga dorongan migrasi ke kriptografi tahan kuantum sebelum 2030. Semuanya menunjuk ke arah yang sama: penguasaan fondasi sendiri.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://preset.id/2026/10/20/perpres-ai-indonesia-segera-terbit-isi-aturan-etika-ai-dan-peta-jalan-ai-nasional/">Perpres AI Indonesia Segera Terbit: Isi Aturan Etika AI dan Peta Jalan AI Nasional</a></p>
<h2>Apa Artinya Buat Kamu dan Pelaku UMKM</h2>
<p>Kalau semua rencana ini jalan mulus, dampaknya lumayan terasa di level sehari-hari. Untuk UMKM, PaDiSera bisa jadi pintu masuk ke pembeli yang sebelumnya susah dijangkau. Buat pekerja digital, ketersediaan komputasi AI di dalam negeri bisa menekan biaya dan mempercepat kerjaan yang butuh model AI.</p>
<p>Menariknya, pendekatannya tidak berhenti di infrastruktur dan kebutuhan korporasi besar. Nanang menyebut pemanfaatan teknologi digital juga diarahkan ke aktivitas ekonomi pelaku usaha kecil dan menengah.</p>
<p>&#8220;TelkomGroup dan Danantara ingin memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui perluasan akses teknologi dan peluang pasar bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang di era ekonomi digital,&#8221; tutup Nanang.</p>
<h2>Tanda Tanya yang Masih Menggantung</h2>
<p>Dari sisi konsep, empat kapabilitas ini masuk akal. Tapi beberapa hal masih perlu dijawab. Misalnya soal kemudahan akses: siapa saja yang boleh pakai, dan dengan skema harga seperti apa. Belum ada detail soal itu.</p>
<p>Lalu soal tenggat. Tidak ada target waktu yang jelas kapan masing-masing kapabilitas siap melayani publik secara penuh. Ini penting, karena arah yang benar tanpa tenggat gampang berhenti jadi slogan.</p>
<p>Terakhir, soal talenta. Membangun data center dan platform itu setengah kerjaan; menjalankan dan merawatnya butuh orang yang tepat. Tanpa itu, infrastruktur canggih cuma jadi gedung mahal.</p>
<p>Chief Technology Officer Danantara Sigit Puji Santosa menyambut baik langkah ini dan berharap kolaborasi bisa berlanjut. &#8220;Selamat atas peluncuran Sovereign Digital Technology TelkomGroup. Kami berharap inisiatif ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, BUMN, dan para pemangku kepentingan,&#8221; ujarnya.</p>
<h2>Kesimpulan</h2>
<p>Langkah TelkomGroup membangun Sovereign Digital Technology masuk kategori serius. Empat kapabilitasnya menyentuh lapisan yang berbeda, dari komputasi sampai pasar UMKM, dan itu pendekatan yang jarang dilakukan setengah-setengah.</p>
<p>Tinggal diuji di lapangan. Kunci berikutnya bukan soal berapa banyak stan dan pengumuman di forum, tapi seberapa cepat masyarakat benar-benar bisa memakainya. Kalau eksekusinya konsisten, ini bisa jadi pijakan penting buat kedaulatan digital Indonesia.</p>
<h2>Sumber</h2>
<ul>
<li><a href="https://inet.detik.com/telecommunication/d-8725637/telkomgroup-luncurkan-pengembangan-sovereign-digital-technology-di-dtiif" target="_blank" rel="noopener">detikInet</a></li>
<li><a href="https://www.suara.com/bisnis/2026/10/27/090630/telkomgroup-luncurkan-pengembangan-sovereign-digital-technology-di-dtiif-2026" target="_blank" rel="noopener">Suara.com</a></li>
<li><a href="https://selular.id/2026/10/telkom-luncurkan-empat-kapabilitas-sovereign-digital-technology" target="_blank" rel="noopener">Selular.id</a></li>
<li><a href="https://www.telkom.co.id" target="_blank" rel="noopener">Telkom Indonesia (siaran resmi)</a></li>
</ul>
<p><em>Sumber gambar: dok. TelkomGroup via detikInet</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
