<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tencent &#8211; Preset</title>
	<atom:link href="https://preset.id/tag/tencent/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://preset.id</link>
	<description>Insight cepat, tajam, dan relevan seputar teknologi, entertainment, dan lifestyle.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2026 08:35:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://preset.id/wp-content/uploads/2026/02/preset-favicon-512-150x150.png</url>
	<title>Tencent &#8211; Preset</title>
	<link>https://preset.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tencent Cloud Indonesia Genjot Ekspansi, Migrasi XLSmart Kelar 4,5 Bulan</title>
		<link>https://preset.id/2026/10/30/tencent-cloud-indonesia-ekspansi-migrasi-xlsmart/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Davina]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2026 08:35:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Agen AI]]></category>
		<category><![CDATA[AI Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Cloud Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Komputasi Awan]]></category>
		<category><![CDATA[Tencent]]></category>
		<category><![CDATA[Tencent Cloud]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[XLSmart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://preset.id/2026/10/30/tencent-cloud-indonesia-ekspansi-migrasi-xlsmart/</guid>

					<description><![CDATA[Tencent Cloud Indonesia makin serius garap pasar lokal. Migrasi sistem XLSmart ke cloud mereka kelar cuma 4,5 bulan berkat bantuan agen AI.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ada kabar menarik dari Shenzhen. <strong>Tencent Cloud Indonesia</strong> lagi genjot serius ekspansinya, dan kali ini mereka nggak cuma jualan server sewaan. Lewat acara Tencent Global Digital Ecosystem Summit 2026, perusahaan raksasa asal China itu memamerkan bagaimana agen AI mereka bantu pelanggan korporasi pindah ke cloud dalam waktu yang jauh lebih cepat dari biasanya. Salah satu buktinya adalah migrasi sistem XLSmart yang rampung cuma dalam hitungan bulan, bukan tahun.</p>
<p>Menurut Wakil Presiden Eksekutif Senior Tencent sekaligus CEO Cloud and Smart Industries Group, Dowson Tong, Indonesia masuk daftar negara yang mereka bidik buat pakai layanan AI dan komputasi awan. &#8220;Di Indonesia, kami bekerja sama dengan XLSmart untuk menata dan meningkatkan sistem yang telah mereka miliki agar lebih efisien dari segi biaya dan lebih mudah dikelola,&#8221; kata Dowson di Shenzhen, seperti dikutip ANTARA.</p>
<h2>Migrasi XLSmart ke Tencent Cloud Indonesia Cuma 4,5 Bulan</h2>
<p>Ini bagian yang paling bikin saya angkat alis. Proses migrasi XLSmart kabarnya melibatkan lebih dari 1.000 layanan mikro dan data berukuran terabyte, dan semua itu dikoordinasikan oleh sejumlah besar agen AI, mulai dari tahap identifikasi sampai penerapan. Dowson bilang, proyek serupa sebelum era agen AI bisa makan waktu satu sampai dua tahun.</p>
<p>Yang menarik, angka versi XLSmart malah lebih detail. Direktur Teknologi Informasi XLSmart, Yessie D Yosetya, mengungkapkan bahwa kerja sama ini memudahkan proses &#8220;merger&#8221; sistem dari dua perusahaan yang berbeda. &#8220;Dengan bantuan Tencent, kami mampu menyelesaikan proses tersebut dalam waktu hanya dalam waktu 4,5 bulan, sesuai rencana modernisasi. Lebih dari 60 aplikasi telah dimodernisasi dan dipindahkan ke Tencent Cloud,&#8221; ujar Yessie di sesi pleno.</p>
<p>Ia juga menyebut lebih dari 1.100 API, lebih dari 1.200 layanan mikro, serta basis data sebesar 15 terabita dipindahkan ke cloud Tencent dalam waktu yang sangat singkat. &#8220;Menurut saya, kekuatan terbesar yang dibawa Tencent adalah investasi mereka dalam mengembangkan berbagai perangkat yang memungkinkan kami melakukan migrasi dengan cepat,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://preset.id/2026/10/27/telkomgroup-sovereign-digital-technology-dtiif-2026/">TelkomGroup Luncurkan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026</a></p>
<h2>Agen AI Jadi Mesin Percepatan Migrasi</h2>
<p>Buat yang belum familiar, agen AI itu beda level dari chatbot biasa. Kalau AI biasa cuma bantu kamu mikir, agen AI bisa langsung bertindak dan menyelesaikan pekerjaan. Nah, inilah yang dipakai Tencent buat membedah sistem warisan (legacy) milik klien, memetakan bagian mana yang harus diubah, lalu mengeksekusi perpindahannya satu per satu.</p>
<p>Bayangin kamu punya gudang berisi ribuan kabel yang saling terhubung dan nggak ada yang tahu kabel mana nyambung ke mana. Dulu, membongkarnya butuh tim besar dan waktu lama. Sekarang, agen AI bisa memetakan seluruh jaringan itu lebih dulu, lalu memberi rekomendasi bagian mana yang aman dipindah tanpa mematikan layanan. Itulah yang bikin proyek yang tadinya dua tahun jadi cuma lima bulan.</p>
<h2>Tiga Strategi Tencent Cloud Indonesia</h2>
<p>Di acara yang sama, Dowson membeberkan tiga strategi utama mereka buat memperkuat posisi Tencent Cloud Indonesia. Pertama, lokalisi produk dan layanan supaya lebih ramah buat pasar setempat. Dowson menyebut mereka sudah menurunkan skala minimum penerapan solusi cloud privat TCE dari 14 server menjadi delapan server, jadi biaya penerapan lebih murah. Buat perusahaan menengah, ini kabar baik karena mereka nggak perlu beli server seabrek dulu.</p>
<p>Kedua, model AI sumber terbuka (open source) buatan China. Menurut Dowson, model-model ini menunjukkan pengalaman penggunaan yang sangat baik serta efisiensi biaya yang tinggi di berbagai skenario dengan frekuensi tinggi, seperti pekerjaan kantor, riset, dan pembuatan konten. Jadi bukan cuma ngandelin model tertutup yang mahal per token.</p>
<p>Ketiga, Tencent mempercepat ekspansi internasional produk agen AI mereka. Daftarnya lumayan panjang: ada CodeBuddy, WorkBuddy, Tencent Design, ADP, Magic AI, sampai Agent Runtime. Karyawan perusahaan China yang ditugaskan ke luar negeri maupun tim lokal pelanggan internasional bisa kerja bareng lewat satu ruang kerja AI yang terpadu.</p>
<h2>WorkBuddy Sudah Masuk Indonesia Sejak Juli</h2>
<p>Salah satu produk yang mereka dorong ke Asia Tenggara adalah WorkBuddy, agen AI yang berfungsi sebagai asisten pribadi untuk pekerja kantoran. Aplikasi ini tersedia lewat iOS, Android, dan HarmonyOS sejak Maret 2026 di China, sedangkan di Indonesia baru diluncurkan pada 14 Juli 2026.</p>
<p>&#8220;Saya rasa kami baru mulai menawarkan sejumlah produk AI seperti WorkBuddy ke kawasan Asia Tenggara. Ada banyak minat dari kawasan tersebut untuk menghadirkan produk yang hemat biaya dan efisien ke pasar,&#8221; kata Dowson. Ia juga mengaku produknya masih tergolong baru, jadi mereka terus menambah fitur dan memperkuat kemampuannya agar cocok buat berbagai beban kerja kantoran maupun perusahaan.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://preset.id/2026/10/25/agen-ai-bobol-100-perusahaan-1200-website/">Agen AI Bobol 100 Perusahaan, Satu Hacker Serang 1.200 Website dalam 23 Jam</a></p>
<h2>Kenapa Indonesia Jadi Prioritas Tencent Cloud Indonesia</h2>
<p>Tencent Cloud jelas melihat Indonesia sebagai salah satu pasar terpenting di Asia Pasifik. Populasinya besar, ekonominya tumbuh cepat, dan permintaan digitalisasi dari generasi baru terus naik. Ini yang bikin perusahaan sekelas Tencent mau membangun infrastruktur lokal, termasuk tiga data center yang sudah berdiri di dalam negeri, plus menjaga pelanggan korporasi seperti GoTo dan Telkomsel.</p>
<p>Menurut saya, pola yang dipakai Tencent masuk akal. Daripada jualan lisensi cloud mentah-mentah, mereka menawarkan paket &#8220;pindah rumah&#8221; lengkap dengan robot pindahannya. Pelanggan nggak perlu pusing urusan teknis yang bikin proyek IT sering mangkrak bertahun-tahun. Hasilnya, keputusan migrasi jadi lebih mudah diambil, dan Tencent dapat pelanggan jangka panjang.</p>
<p>Yang perlu dicatat, percepatan ini juga menghapus alasan lama &#8220;kita belum siap pindah cloud&#8221;. Kalau dulu perusahaan ragu karena takut downtime berbulan-bulan, sekarang proyeknya bisa kelar dalam satu semester. Tinggal pertanyaannya, berapa banyak perusahaan Indonesia yang benar-benar siap secara data dan proses internal buat ikut lari cepat seperti XLSmart.</p>
<h2>Kompetisi Makin Panas</h2>
<p>Tencent Cloud Indonesia juga nggak jalan sendiri. Pasar cloud Indonesia sudah ramai diisi pemain besar seperti AWS, Google Cloud, hingga Alibaba Cloud. Masing-masing punya data center lokal dan tim pendukung. Bedanya, Tencent main di dua sisi sekaligus: infrastruktur cloud plus agen AI yang bisa langsung dipakai kerja. Kombinasi ini yang mereka jual sebagai nilai lebih, terutama buat perusahaan yang mau cepat, bukan cuma murah.</p>
<p>Buat pelaku usaha di Indonesia, momentum ini sebenarnya menguntungkan. Kompetisi antarpenyedia cloud biasanya berujung pada harga lebih murah, layanan lebih ramah, dan pilihan alat AI yang lebih beragam. Tinggal jeli memilih mana yang paling pas dengan kebutuhan, bukan cuma ikut tren.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://preset.id/2026/10/20/perpres-ai-indonesia-segera-terbit-isi-aturan-etika-ai-dan-peta-jalan-ai-nasional/">Perpres AI Indonesia Segera Terbit: Aturan Etika AI dan Peta Jalan Nasional</a></p>
<h2>Sumber</h2>
<ul>
<li><a href="https://antaranews.com/berita/5820131/tencent-bidik-perusahaan-indonesia-kerja-sama-ai-dan-komputasi-awan" target="_blank" rel="noopener">ANTARA News &#8211; Tencent bidik perusahaan Indonesia, kerja sama AI dan komputasi awan</a></li>
<li><a href="https://antaranews.com/berita/5820195/tencent-sasar-asia-tenggara-pasarkan-asisten-virtual-workbuddy" target="_blank" rel="noopener">ANTARA News &#8211; Tencent sasar Asia Tenggara pasarkan asisten virtual WorkBuddy</a></li>
<li><a href="https://inet.detik.com/business/d-8320246/tencent-cloud-optimistis-tumbuh-di-indonesia-siapkan-inovasi-ai" target="_blank" rel="noopener">detikINET &#8211; Tencent Cloud Optimistis Tumbuh di Indonesia, Siapkan Inovasi AI</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
