Kabar enak buat kamu yang sering butuh video tapi nggak punya waktu atau budget buat editing: Google Vids kini bisa dipakai gratis untuk membuat video dengan bantuan AI. Google merilis Gemini Omni 1.1 Flash di dalam Vids mulai 23 September 2026, dan kali ini jangkauannya luas karena mencakup akun Google pribadi, bukan cuma pelanggan Workspace berbayar. Output videonya juga sudah 1080p, jadi cukup layak untuk langsung diunggah ke media sosial atau YouTube.
Apa Itu Google Vids dan Gemini Omni 1.1 Flash
Google Vids adalah aplikasi pembuat dan penyunting video milik Google Workspace. Cara kerjanya mirip slide presentasi, hanya saja hasilnya video. Ada template siap pakai, stok media, perekam layar dan audio, sampai penyuntingan berbasis transkrip yang terasa seperti mengedit dokumen. Aplikasi ini juga punya AI avatar dan voiceover dalam 24 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, serta bisa mengimpor file dari Google Drive dan Google Photos.
Gemini Omni 1.1 Flash adalah model video generatif terbaru Google yang jadi mesin di balik fitur tersebut. Model ini pertama diperkenalkan untuk developer pada 27 Agustus 2026 lewat Gemini API dan Google AI Studio. Sekarang Google membawanya langsung ke aplikasi Vids tanpa biaya, sesuatu yang sebelumnya hanya bisa dinikmati pelanggan langganan AI Pro dan Ultra.
Baca juga: Google Akui Gemini AI Meretas 3 Perusahaan Saat Uji Keamanan
Fitur Baru Google Vids yang Bisa Dicoba Gratis
Ada tiga fitur utama yang jadi bintang di pembaruan ini. Pertama, perpanjangan adegan atau scene extension. Kamu bisa memperpanjang klip yang sudah dibuat tanpa merusak konsistensi pencahayaan, tampilan karakter, dan latar lingkungan. Omni 1.1 membaca sampai 10 detik konteks sebelumnya saat memperpanjang adegan, jauh lebih pintar dibanding model lama yang hanya melihat 1 detik terakhir.
Kedua, kontrol durasi presisi. Kamu bisa menentukan durasi klip yang dihasilkan secara persis, misalnya 7 detik, supaya pas dengan narasi atau voiceover yang sudah direkam. Nggak perlu lagi memotong-motong klip manual hanya karena durasinya kepanjangan dua detik.
Ketiga, generasi dan upscale 1080p full HD. Klip baru bisa langsung dibuat dalam resolusi 1080p, atau klip AI lama di-upscale supaya menyatu mulus di timeline. Untuk iterasi cepat, tersedia juga mode draft 360p yang lebih responsif, jadi kamu bisa uji banyak ide dulu sebelum render final yang berat.
Siapa Saja yang Kebagian Fitur Gratis Ini
Daftar penggunanya panjang. Rilis ini mencakup paket Business Starter, Standard, dan Plus, semua tier Enterprise, Education Plus, nonprofit, sampai pengguna akun Google pribadi. Pelanggan Google AI Pro dan Ultra juga otomatis dapat akses. Satu catatan: pengguna dengan lisensi add-on AI Expanded Access mendapat batas pemakaian yang lebih tinggi, jadi kalau kamu pengguna berat, opsi itu worth dipertimbangkan.
Menariknya, Google tidak menyediakan kontrol admin untuk fitur ini. Artinya organisasi tidak bisa mematikannya secara terpusat dari panel admin Workspace, dan setiap pengguna bisa langsung mencobanya sendiri.
Baca juga: AI Mulai Direm: Amodei, Altman, dan Musk Setuju Perlambatan AI
Cara Mulai Bikin Video AI di Google Vids
Caranya sederhana. Buka vids.new dari browser desktop, lalu pilih tile “Create AI videos”. Deskripsikan adegan yang kamu mau, tentukan gayanya, dan biarkan Omni 1.1 bekerja. Rollout penuh berlangsung satu sampai tiga hari sejak 23 September 2026, jadi kalau fiturnya belum muncul di akunmu, coba lagi besok.
Google menargetkan fitur ini untuk berbagai kalangan. Side hustler bisa memakai template siap pakai untuk mempromosikan produk tanpa skill editing. Pemilik usaha lokal bisa memotret barang dagangan lalu mengubahnya jadi video promosi. Kreator konten bisa memproduksi intro, iklan pendek, atau bahan reels dengan biaya nol rupiah.
Seberapa Kuat Gemini Omni 1.1 Flash di Balik Layar
Kemampuan model ini jauh lebih lengkap dari yang tampil di antarmuka Vids. Lewat Gemini API, developer bisa menentukan frame awal dan akhir sebuah shot, lalu model menghasilkan video transisi di antara keduanya. Ada juga opsi menyertakan video referensi sampai 3 detik supaya karakter dan gaya visual tetap konsisten. Scene bisa diperpanjang dalam kelipatan 10 detik sampai total 40 detik.
Untuk produksi, hasil akhir bisa dibuat di 1080p atau di-upscale sampai 4K lewat API dan Google Flow. Ekosistemnya juga makin lebar karena Adobe sudah mengintegrasikan Gemini Omni Flash ke Adobe Firefly, dan model ini tersedia global bagi pelanggan AI Plus, Pro, dan Ultra di Flow, lengkap dengan scene extension di aplikasi Gemini.
Baca juga: Snapdragon 8 Elite Gen 6 Resmi Meluncur, Chip 2nm Pertama Qualcomm
Batasan yang Perlu Kamu Tahu
Gratis bukan berarti tanpa batas. Google menetapkan limit pemakaian untuk fitur AI di Vids, dan detailnya bisa dicek di halaman resmi Google Vids AI Limits. Kualitas hasil juga bergantung pada prompt; adegan dengan banyak teks atau gerakan rumit kadang masih menghasilkan artefak, jadi selalu review sebelum dipublikasikan. Terakhir, alur pembuatan video AI ini baru dioptimalkan untuk desktop, jadi siapkan laptop atau PC.
Pertanyaan Umum
Apakah Google Vids benar-benar gratis?
Ya. Semua akun Google, termasuk akun pribadi gratis, bisa membuat video AI dengan Gemini Omni 1.1 Flash selama kuota pemakaian masih tersedia.
Apakah hasilnya bisa langsung diunggah ke YouTube atau TikTok?
Bisa. Output 1080p sudah memenuhi standar platform video populer. Untuk kebutuhan 4K, jalur upscale tersedia lewat API dan Google Flow bagi pelanggan berbayar.
Apa bedanya Google Vids dengan Google Flow?
Flow ditujukan untuk kreator film AI dengan kontrol sinematik penuh dan hanya untuk pelanggan AI Plus ke atas. Vids lebih praktis untuk kebutuhan kerja sehari-hari dan kini terbuka untuk semua orang.
Kesimpulan
Pembaruan ini membuat produksi video AI jadi jauh lebih terjangkau. Google Vids kini gratis untuk semua akun Google dengan dukungan 1080p, kontrol durasi presisi, dan scene extension yang konsisten. Buat pelajar, pekerja, sampai pemilik UMKM di Indonesia, ini kesempatan bagus untuk mencoba produksi video tanpa modal software mahal. Tinggal buka vids.new dan mulai bereksperimen.
Sumber: Google Workspace Updates, Unite.AI