Posted in

Siri AI iOS 27.2 Resmi Rilis, Enam Bahasa Tapi Indonesia Belum Masuk

iPhone menampilkan layar Software Update dengan keterangan iOS 27.2 sudah terpasang
Ilustrasi iPhone dengan pembaruan iOS 27.2. Sumber gambar: Macworld (macworld.com)

Apple akhirnya merilis Siri AI iOS 27.2 ke semua pengguna iPhone. Update ini keluar Senin lalu, 26 Oktober 2026, dan jadi pembaruan besar pertama setelah iOS 27.0. Yang paling ditunggu tentu saja ekspansi bahasa Siri AI, plus beberapa tambahan di Apple TV dan HomePod.

Tapi ada satu kabar yang bikin saya agak menghela napas. Dari enam bahasa yang didukung, Bahasa Indonesia masih belum ada di daftar. Jadi kalau kamu pengguna iPhone di Surabaya atau Jakarta yang berharap bisa ngobrol santai sama Siri pakai bahasa sehari-hari, sabar dulu ya.

Apa yang baru di Siri AI iOS 27.2

Siri AI pertama kali muncul di iOS 27.0 bulan September lalu. Waktu itu bentuknya masih terbatas: ada aplikasi khusus Siri, bisa mengingat konteks pribadi, dan bisa menjalankan aksi di dalam aplikasi. Masalahnya, antarmuka dan perintah suaranya cuma jalan dalam Bahasa Inggris. Kalau kamu ketik dalam bahasa lain, Siri masih paham. Tapi begitu kamu ngomong, dia bingung.

Nah, Siri AI iOS 27.2 memperbaiki itu. Sekarang Siri AI sudah mendukung Bahasa Prancis, Jepang, Korea, Portugis, dan Spanyol, di samping Bahasa Inggris. Totalnya jadi enam bahasa. Untuk pengguna di Jepang dan Korea Selatan, ini jelas kabar besar karena mereka akhirnya bisa memakai asisten Apple dengan bahasa sendiri tanpa harus beralih ke Inggris di tengah percakapan.

Menurut catatan Apple di Newsroom, Siri AI di 27.2 masih berstatus beta. Artinya fiturnya sudah bisa dipakai, tapi Apple masih mengumpulkan masukan dan memperbaiki bug. Status beta ini berlaku di iOS, iPadOS, macOS, watchOS, dan visionOS versi 27.2.

Bahasa Indonesia belum masuk, ini penjelasannya

Ini bagian yang bikin saya sedikit kecewa. Apple punya dua daftar bahasa yang berbeda, dan sering orang salah paham soal ini.

Daftar pertama adalah bahasa untuk Apple Intelligence secara umum. Di sini cakupannya jauh lebih luas: Mandarin (sederhana dan tradisional), Denmark, Belanda, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Korea, Norwegia, Portugis, Spanyol, Swedia, Turki, dan Vietnam. Bahasa Indonesia tidak ada di daftar itu juga.

Daftar kedua adalah bahasa untuk Siri AI, yang lebih sempit lagi. Hanya enam bahasa seperti yang saya sebut di atas.

Jadi kalau kamu pengguna iPhone 17 atau iPhone Duo dan bertanya-tanya kenapa Siri belum bisa diajak ngobrol pakai Bahasa Indonesia, jawabannya sederhana: Apple belum mengembangkan dukungannya. Bukan karena fiturnya rusak, bukan karena pengaturan di HP kamu salah. Memang belum ada.

Apple sendiri tidak memberi tenggat kapan Bahasa Indonesia akan masuk. Dalam beberapa kesempatan, mereka hanya bilang bakal menambah bahasa secara bertahap. Untuk pasar Indonesia yang besar, ini sebenarnya agak aneh. Tapi beginilah cara Apple bekerja: mereka lebih suka merilis bahasa yang benar-benar matang daripada memaksa cepat lalu hasilnya setengah jadi.

Baca juga: iPhone Duo Resmi Dibuka Pre-Order di Indonesia, Harga Mulai Rp 45,6 Juta

Fitur lain yang ikut datang di iOS 27.2

Siri bukan satu-satunya yang dapat jatah di Siri AI iOS 27.2. Ada beberapa perubahan lain yang menurut saya cukup penting, terutama soal transparansi konten AI.

Pertama, Apple menambahkan penanda SynthID ke gambar hasil Image Playground dan ke foto yang diedit secara substansial. SynthID ini semacam watermark tak terlihat yang ditanam di dalam piksel gambar. Tujuannya supaya orang lain bisa mengecek apakah sebuah gambar dibuat atau diubah pakai AI.

Kenapa penting? Karena foto yang diedit pakai tool Reframe atau Extend sekarang bisa terlihat sangat meyakinkan. Dengan SynthID, setidaknya ada jejak digital yang bisa dilacak. Apple menyebut penanda ini juga berlaku untuk gambar yang dihasilkan lewat fitur baru di aplikasi Photos.

Kedua, Siri AI sekarang bisa menarik konteks dari lebih banyak sumber. Bukan cuma pesan teks dan email, tapi juga pesan suara, foto yang dikirim di percakapan, sampai daftar peserta di acara kalender. Jadi kalau kamu bilang “kirim foto yang tadi dikirim Budi ke grup”, Siri punya cukup informasi untuk mencarinya.

Ketiga, ada pembaruan untuk Apple TV dan HomePod. Detailnya tidak terlalu banyak dibocorkan Apple, tapi dari catatan Macworld, perubahannya menyangkut cara perangkat rumah menangani perintah suara dan integrasi antar-perangkat.

Misteri iOS 27.1 yang hilang

Kalau kamu sadar ada yang aneh dengan nomor versi, kamu tidak sendirian. Apple melompat dari iOS 27.0.1 langsung ke 27.2. Di mana 27.1?

Jawabannya cukup menarik. iOS 27.1 ternyata dirilis khusus untuk iPhone Duo, ponsel lipat pertama Apple yang baru dibuka pre-order di Indonesia minggu lalu. Versi itu tidak pernah punya beta developer atau beta publik. Apple sepertinya menjalankan program internal tertutup supaya fitur khusus iPhone Duo tidak bocor sebelum peluncuran.

Bahkan pengguna iPhone Duo harus update ke build iOS 27.1 yang lebih baru tepat setelah unboxing. Jadi iOS 27.1 mungkin bakal tercatat sebagai update paling singkat dalam sejarah Apple. Sekarang iOS 27.2 sudah mencakup semua iPhone, termasuk Duo, jadi versi ganjil itu tinggal cerita.

Siapa yang bisa pakai sekarang

Tidak semua iPhone bisa menikmati Siri AI. Syaratnya, perangkat kamu harus mendukung Apple Intelligence. Untuk saat ini itu berarti iPhone 16 ke atas, termasuk iPhone 16e, iPhone 17 series, dan iPhone Duo. iPhone 15 Pro dan Pro Max juga masuk daftar karena punya chip A17 Pro.

Selain itu, bahasa perangkat dan bahasa Siri harus diatur ke salah satu bahasa yang didukung. Kalau bahasa HP kamu masih Indonesia, Siri AI tidak akan aktif walaupun hardware-nya siap. Ini yang sering bikin orang bingung: mereka sudah beli iPhone mahal, tapi fiturnya tidak muncul.

Ada juga dua batasan lain. Pertama, Siri AI belum tersedia di Uni Eropa untuk iOS, iPadOS, dan watchOS. Apple bilang mereka masih bernegosiasi dengan regulator Eropa soal aturan Digital Markets Act. Kedua, Siri AI tidak tersedia untuk pengguna di bawah 13 tahun.

Harus update atau tidak?

Buat kamu yang pakai iPhone dengan dukungan Apple Intelligence dan nyaman berbahasa Inggris, Siri AI iOS 27.2 ini layak dipasang. Perbaikan konteks pribadi di Siri cukup terasa, terutama buat yang sering minta Siri mencarikan sesuatu dari pesan atau foto lama.

Kalau kamu pengguna Indonesia yang berharap Siri bisa ngobrol pakai Bahasa Indonesia, update tetap tidak ada ruginya. Tapi jangan berharap lebih. Fiturnya belum sampai ke sini.

Update bisa dilakukan lewat Settings > General > Software Update. Ukurannya cukup besar, jadi pastikan baterai di atas 50 persen atau HP tersambung ke charger, dan sambungkan ke Wi-Fi. Backup dulu juga tidak ada salahnya, terutama kalau kamu pakai iPhone Duo yang masih baru.

Baca juga: Apple Resmi Rilis MacBook Pro M6 dan iMac M6, Baterai Tahan 24 Jam

Catatan buat pengguna Indonesia

Situasi ini sebenarnya menggambarkan pola yang sudah lama terjadi. Apple selalu menaruh pasar besar seperti Amerika, Inggris, Jepang, dan Korea di urutan depan untuk fitur bahasa. Indonesia, dengan populasi lebih dari 280 juta orang, sering harus menunggu lebih lama.

Yang bisa kita lakukan cuma dua: menunggu, atau memakai bahasa Inggris sementara. Banyak orang memilih opsi kedua karena Siri AI memang cukup membantu kalau sudah terbiasa. Tapi tetap saja, ngobrol pakai bahasa sendiri itu rasanya beda.

Kalau Apple konsisten dengan ritme rilis mereka, kemungkinan besar bahasa baru akan ditambahkan di iOS 27.4 atau 28.0 tahun depan. Itu pun kalau Bahasa Indonesia masuk prioritas. Belum ada konfirmasi resmi soal ini, jadi anggap saja sebagai perkiraan.

Sementara itu, buat kamu yang penasaran soal kemampuan AI lain di luar ekosistem Apple, ada juga kabar terbaru soal Gemini 4 Argon dari Google yang harganya jauh lebih ramah kantong.

Sumber