Xiaomi resmi membawa dua ponsel baru ke Indonesia lewat sub-brand-nya, Poco. POCO X8 dan Poco C95 Pro meluncur bareng pada Jumat (30/10/2026), dan keduanya jualan hal yang sama: baterai gede. Poco X8 datang dengan baterai 8.340 mAh, sedangkan C95 Pro mengandalkan baterai 7.500 mAh. Buat kalian yang capek ngecas dua kali sehari, dua ponsel ini jelas ditujukan ke kalian.
POCO X8 Resmi di Indonesia, Baterai 8.340 mAh Jadi Andalan
Poco X8 sebenarnya melengkapi varian Pro dan Pro Max yang sudah dijual lebih dulu. Versi reguler ini membawa desain anyar berupa pola bergaris di bagian belakang, atau yang oleh Xiaomi disebut segmented pattern, plus bezel layar yang lebih tipis.
Novita Krisutami, PR Manager Xiaomi Indonesia, bilang Poco X8 hadir dengan layar AMOLED 6,83 inci. Ukurannya naik dari 6,67 inci di generasi sebelumnya. Resolusinya 1,5K (2.772 x 1.280 piksel), refresh rate 120 Hz, kecerahan puncak HDR 3.500 nits, dan touch sampling rate sampai 3.200 Hz saat dipakai main game. Layarnya dilindungi Gorilla Glass Victus 2.
Dapur pacunya Qualcomm Snapdragon 6s Gen 4 buatan 5 nm dengan kecepatan sampai 2,4 GHz, dipadukan RAM 8 GB LPDDR4X dan penyimpanan 256 GB UFS 3.1. Kamera belakangnya 50 MP dengan OIS plus sensor 2 MP, sementara kamera depannya 16 MP.
Bagian yang paling menarik tetap baterainya. Kapasitas 8.340 mAh dengan teknologi silicon-carbon bikin bodi ponsel tidak segemuk yang dibayangkan. Pengisian dayanya 67 watt lewat USB-C, dan Poco menambahkan reverse charging 22,5 watt supaya ponsel ini bisa jadi power bank darurat buat perangkat lain.
Perihal software, Poco X8 sudah jalan di Android 16 dengan HyperOS 3. Ketahanannya disertifikasi IP68 dan IP69K, artinya tahan debu dan air. Konektivitasnya lengkap: Wi-Fi 6, Bluetooth 5.1, NFC, dual-SIM, dan sensor sidik jari di dalam layar. Pilihannya ada tiga warna, yakni hitam, putih, dan oranye. Harga Poco X8 untuk konfigurasi 8 GB/256 GB dipatok Rp 5.699.000.
Baca juga: Oppo Find X10 Resmi Global, Pendaftaran Minat di Indonesia Sudah Dibuka
Poco C95 Pro: Baterai Jumbo untuk Kelas Entry-Level
Kalau budget kalian lebih terbatas, Poco C95 Pro jadi tawaran yang masuk akal. Ponsel ini masuk lini C Series yang posisinya di bawah X Series, tapi tetap dibekali baterai besar.
Layarnya 6,9 inci dengan panel LCD resolusi 1.600 x 720 piksel, refresh rate sampai 120 Hz, dan dilapisi Gorilla Glass 7i. Bobotnya 232 gram dengan ketebalan 8,8 mm, jadi terasa padat di tangan karena kapasitas baterainya.
Jantungnya MediaTek Helio G91 Ultra, chip octa-core 12 nm berbasis Cortex-A75 dan Cortex-A55 dengan GPU Mali-G52 MC2. Ada dua konfigurasi memori, yaitu 6 GB/128 GB dan 8 GB/256 GB, keduanya memakai RAM LPDDR4X dan penyimpanan eMMC 5.1. Xiaomi bilang RAM-nya bisa diekspansi sampai setara 16 GB lewat memori virtual, dan penyimpanannya masih bisa ditambah kartu microSD sampai 2 TB.
Harganya dibanderol mulai Rp 3.099.000 untuk varian 6 GB/128 GB dan Rp 3.799.000 untuk 8 GB/256 GB. Pengisian dayanya 45 watt turbo charging, dan fitur reverse charging 22,5 watt juga tersedia lewat kabel.
Kenapa Poco Main di Ranah Baterai?
Kalau kalian ngikutin pasar ponsel dua tahun terakhir, strategi Poco ini bukan kebetulan. Baterai jadi medan perang baru di segmen menengah ke bawah. Chipset kini cukup kencang untuk hampir semua kebutuhan harian, kamera sudah lumayan, jadi pabrikan butuh pembeda lain.
Baterai silicon-carbon memang sedang jadi tren. Dengan teknologi ini, kapasitas besar bisa disimpan dalam bodi yang tetap tipis. Poco bukan satu-satunya yang memakai pendekatan ini, tapi mereka termasuk yang paling agresif memasarkannya ke anak muda yang doyan mabar atau main game bareng sampai dini hari.
Buat kalian yang sering lembur, main game panjang, atau traveling tanpa akses colokan, angka 8.340 mAh itu bukan cuma gimmick di brosur. Bedanya terasa di pemakaian nyata, apalagi kalau kamu cuma butuh satu kali cas sehari.
Baca juga: iPhone Duo Resmi Dibuka Pre-Order di Indonesia, Harga Mulai Rp 45,6 Juta
POCO X8 atau C95 Pro, Pilih yang Mana?
Jawabannya tergantung kantong dan kebutuhan. Kalau kalian cari layar AMOLED tajam, chipset lebih kencang, kamera dengan OIS, dan tahan air, Poco X8 jelas pilihan yang lebih masuk akal. Harga Rp 5.699.000 masih terbilang wajar untuk paket seperti itu.
Tapi kalau prioritas kalian cuma baterai awet dan harga murah, C95 Pro sudah cukup. Ponsel ini cocok buat pemakaian ringan sampai sedang, atau sebagai perangkat kedua. Jangan berharap lebih soal performa gaming berat, karena Helio G91 bukan chipset untuk kelas flagship.
Yang perlu dicatat, keduanya sudah dibekali reverse charging. Fitur ini terkesan sepele, tapi berguna saat darurat, misalnya buat ngecas TWS atau ponsel teman yang mendadak mati.
Kapan Mulai Dijual dan Apa Isi Kotaknya?
Xiaomi belum memberi detail lengkap soal isi kotak dan tanggal ketersediaan per kanal penjualan. Yang pasti, dua ponsel ini sudah diumumkan resmi untuk pasar Indonesia dan bisa dipantau lewat kanal resmi Xiaomi Indonesia serta marketplace mitra.
Kalau kalian kebetulan masih menimbang ponsel lipat sebagai alternatif, pilihan di segmen itu juga makin ramai.
Baca juga: Samsung W27 Meluncur 29 Oktober 2026, Ponsel Lipat Mewah Eksklusif China
Kesimpulan
Kehadiran Poco X8 dan C95 Pro menegaskan satu hal: baterai besar kini jadi standar baru di segmen menengah. Poco X8 membawa kombinasi layar AMOLED 1,5K, Snapdragon 6s Gen 4, dan baterai 8.340 mAh dalam satu paket. C95 Pro mengambil peran sebagai opsi murah dengan baterai 7.500 mAh.
Saya sendiri cukup penasaran bagaimana keduanya bertahan di pemakaian nyata, terutama karena kapasitas besar sering kali datang bareng bobot yang bertambah. Tapi untuk saat ini, siapa pun yang bosan ngecas berulang kali punya dua alasan baru buat melirik Poco.
Sumber:
- Kompas Tekno — HP Poco X8 Resmi di Indonesia, Bawa Baterai Jumbo 8.340 mAh
- detikINET — Poco X8 Meluncur, Spesifikasi dan Harga di Indonesia
- CNN Indonesia — Poco X8 dan C95 Pro Rilis di Indonesia
- Xiaomi Indonesia — Spesifikasi Resmi POCO C95 Pro