Posted in

Luka Modrić Pensiun Setelah Piala Dunia 2026? Tiga Skenario yang Menanti Sang Legenda

Luka Modrić bermain untuk timnas Kroasia di Piala Dunia 2014
Luka Modrić bersama timnas Kroasia di Piala Dunia FIFA 2014. Sumber: Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)

Luka Modrić Pensiun Setelah Piala Dunia 2026? Ini yang Kita Tahu Sejauh Ini

Kabar mengejutkan datang dari dunia sepakbola: Luka Modrić, salah satu gelandang terhebat sepanjang masa, dilaporkan akan mengakhiri kariernya setelah Piala Dunia FIFA 2026. Pemain Kroasia berusia 40 tahun ini kontraknya di AC Milan habis musim panas ini, dan berbagai laporan menyebutkan ia berniat gantung sepatu setelah tampil di turnamen terakhirnya bersama negaranya.

Bukan cuma itu — situasi di Milan juga makin rumit. Setelah kekalahan dari Cagliari yang membuat Milan gagal lolos ke Liga Champions, klub langsung memecat pelatih Massimiliano Allegri, direktur olahraga Igli Tare, direktur teknis Geoffrey Moncada, dan direktur pelaksana Giorgio Furlani. Kekacauan internal ini kabarnya mempercepat keputusan Modrić untuk pamit.

Perjalanan Karier Luka Modrić: Dari Zadar Sampai ke Puncak Dunia

Luka Modrić lahir pada 9 September 1985 di Zadar, Kroasia (saat itu masih Yugoslavia). Kariernya dimulai dari klub lokal NK Zadar sebelum pindah ke Dinamo Zagreb, di mana ia mencetak 31 gol dan 29 assist dalam empat musim liga. Penampilannya menarik perhatian klub-klub Eropa, dan pada 2008 ia bergabung dengan Tottenham Hotspur dengan transfer fee £16,5 juta.

Di Spurs, Modrić berkembang menjadi salah satu gelandang paling kreatif di Premier League. Tahun 2012, Real Madrid merekrutnya, dan di sinilah kariernya benar-benar melesat. Bersama Los Blancos, Modrić memenangkan:

  • 5 trofi Liga Champions UEFA (2014, 2016, 2017, 2018, 2022)
  • 4 gelar La Liga
  • 5 Piala Super UEFA
  • 5 Piala Dunia Antarklub FIFA
  • Berbagai trofi domestik lainnya

Total 13 musim di Santiago Bernabéu menjadikannya salah satu pemain tersukses dalam sejarah klub. Juli 2025, Modrić akhirnya meninggalkan Madrid dan bergabung dengan AC Milan sebagai free agent.

Ballon d’Or 2018: Mengakhiri Dominasi Messi-Ronaldo

Tahun 2018 adalah tahun terbaik dalam karier Modrić. Ia memenangkan Ballon d’Or, menjadi pemain pertama selain Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang meraih penghargaan tersebut sejak 2007. Ia juga meraih UEFA Men’s Player of the Year Award di tahun yang sama.

Yang bikin pencapaian ini makin spesial? Modrić juga membawa Kroasia ke final Piala Dunia 2018 — pencapaian terbaik dalam sejarah sepakbola Kroasia. Meskipun kalah 4-2 dari Prancis di final, Modrić meraih penghargaan Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen.

Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Sang Legenda?

Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko bisa jadi penampilan terakhir Modrić di panggung internasional. Di usia 40 tahun, ia akan menjadi salah satu pemain tertua yang pernah tampil di Piala Dunia.

Di Piala Dunia 2022 di Qatar, Modrić sudah menunjukkan ketangguhannya meski usianya tak muda lagi. Ia membawa Kroasia meraih posisi ketiga, mengalahkan Maroko di perebutan tempat ketiga. Kalau ia benar-benar tampil di 2026, ini akan jadi Piala Dunia ketiganya sebagai kapten Kroasia.

Tiga Opsi yang Menanti Modrić

Saat ini, ada tiga skenario yang beredar soal masa depan Modrić:

1. Tetap di AC Milan

Meski situasi di Milan sedang kacau, Zlatan Ibrahimović dan pemilik Gerry Cardinale dilaporkan sedang meyakinkan Modrić untuk bertahan minimal satu musim lagi. Jurnalis ternama Gianluca Di Marzio mengonfirmasi bahwa Milan masih berusaha mempertahankan sang gelandang. Kabarnya, kalau Allegri tetap melatih, Modrić pasti sudah memperpanjang kontrak.

2. Kembali ke Real Madrid

Laporan dari Goal.com menyebutkan bahwa Modrić sudah “secara tidak langsung diberi tahu” tentang kemungkinan kembali ke Real Madrid — bukan sebagai pemain, tapi dalam peran kepemimpinan atau posisi di departemen olahraga klub. Menariknya, Jose Mourinho yang kini melatih Madrid bisa jadi atasan atau partner Modrić di struktur klub. Mourinho sendiri yang membawa Modrić ke Bernabéu pada 2012.

3. Pensiun dari Sepakbola Profesional

Skenario yang paling banyak dibicarakan: Modrić pensiun setelah Piala Dunia 2026. beIN SPORTS melaporkan bahwa keputusan ini sudah hampir final, terutama setelah krisis di Milan memperburuk situasinya. Kontraknya yang berakhir Juni ini dan kegagalan Milan lolos Liga Champions jadi faktor pendorong utama.

Warisan Luka Modrić yang Tidak Akan Pernah Terlupakan

Apapun yang terjadi, warisan Luka Modrić di dunia sepakbola sudah tertulis dengan tinta emas. Dari anak kecil yang tumbuh di tengah perang Kroasia hingga menjadi pemain terbaik dunia, ceritanya adalah salah satu inspirasi terbesar dalam sejarah olahraga.

Ia membuktikan bahwa ukuran tubuh bukan segalanya — dengan tinggi 172 cm, Modrić mendominasi lini tengah melawan pemain-pemain yang jauh lebih besar. Visi, teknik, dan kecerdasannya di lapangan menjadikannya panutan bagi generasi pemain muda di seluruh dunia.

Jika Piala Dunia 2026 benar-benar jadi panggung terakhirnya, kita semua harus menikmati setiap menitnya. Legenda seperti Modrić tidak lahir setiap dekade — ia adalah produk sekali seumur hidup.

📷 Gambar: Luka Modrić bersama timnas Kroasia di Piala Dunia 2014. Sumber: Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)

Sumber: