Posted in

Apple Watch Series 12 dan Ultra 4 Resmi Meluncur: Detak Jantung Dipantau Tiap 5 Detik, Harga Mulai USD 399

Apple Watch Series 12 dengan Health Sensing System dan sensor detak jantung
Apple Watch Series 12 resmi meluncur 9 September 2026. Sumber gambar: Apple Newsroom

Apple resmi meluncurkan Apple Watch Series 12 dan Apple Watch Ultra 4 dalam acara bertajuk “Surprise and Shine” di Cupertino, Rabu (9/9/2026). Yang paling disorot dari kedua jam ini adalah Health Sensing System, sistem sensor kesehatan baru yang diklaim mampu mengukur detak jantung paling akurat di antara semua perangkat wearable yang beredar saat ini.

Kabar ini langsung mencuat di media teknologi Tanah Air. Kompas.com menyoroti kemampuan Apple Watch Series 12 yang bisa mengecek detak jantung tiap lima detik, sementara detikInet dan Telset.id sama-sama menulis soal spesifikasi baru dan harga mulai USD 399.

Pertanyaan yang paling sering muncul dari pembaca Indonesia: apa bedanya dengan Series 11, dan apakah harganya bakal jauh lebih mahal? Jawabannya cukup melegakan, karena Apple memilih menahan harga di level yang sama seperti generasi sebelumnya.

Apple Watch Series 12: Health Sensing System dan Chip S11

Inti dari semua pembaruan Apple Watch Series 12 adalah kombinasi Health Sensing System dengan chip S11. Ini chip wearable paling kuat yang pernah Apple buat, dan menurut 9to5Mac, komponen CPU, GPU, serta Neural Engine-nya diturunkan dari chip A20 Pro yang dipakai di lini iPhone terbaru.

Efeknya langsung terasa di sisi pengukuran. Apple mengklaim Series 12 memberi pembacaan detak jantung paling presisi di kelas wearable, dengan frekuensi pengukuran detak jantung dan heart rate variability (HRV) yang jauh lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Data itulah yang kemudian dipakai untuk menghitung berbagai metrik kesehatan baru.

Salah satu fitur yang paling ditunggu adalah readiness score. Fitur ini menggabungkan data aktivitas, tanda-tanda vital, dan kualitas tidur untuk memberi gambaran seberapa siap tubuh menghadapi hari. Konsepnya mirip dengan yang sudah lebih dulu populer di Garmin dan Whoop, tapi Apple membawanya langsung ke dalam ekosistem Health tanpa perlu langganan tambahan.

Audio Intelligence: Live Rewind dan Siri Recap

Selain kesehatan, Apple Watch Series 12 membawa kemampuan baru bernama Audio Intelligence. Dua fitur yang paling banyak dibahas adalah Live Rewind dan Siri Recap.

Live Rewind memungkinkan pengguna memutar ulang percakapan verbal hingga 15 detik ke belakang secara instan. Caranya cukup tekan Digital Crown dua kali, lalu jam akan menampilkan transkrip potongan percakapan tadi. Menariknya, tombol yang sama sebelumnya dipakai untuk membuka multitasking, jadi Apple memang mengubah fungsi tombol itu secara cukup berani.

Sementara Siri Recap bekerja seperti asisten pencatat pribadi. Fitur ini memanfaatkan ambient listening untuk menangkap poin-poin penting dari obrolan sehari-hari, misalnya hasil rapat tim atau catatan saat pertemuan orang tua murid di sekolah. Ada juga pengenalan suara di sekitar, termasuk bel pintu.

Semua fitur Audio Intelligence ini baru akan tersedia menyusul. Apple menegaskan fitur-fitur tersebut dirancang dengan prinsip privasi dan keamanan, bukan sekadar mengejar kemampuan teknis.

watchOS 27 dan Siri AI di Pergelangan Tangan

Apple Watch Series 12 dan Ultra 4 berjalan di watchOS 27. Berkat dukungan Apple Intelligence, Siri AI akhirnya mendarat di Apple Watch dengan kemampuan memahami konteks personal dan pengetahuan umum yang lebih luas langsung dari pergelangan tangan.

Apple Intelligence di watchOS 27 mulai tersedia Senin, 14 September 2026 untuk pengguna dengan perangkat yang mendukung Apple Intelligence dan sudah menyetel bahasa yang didukung. Daftarnya cukup panjang, mencakup bahasa Inggris, Denmark, Belanda, Prancis, Jerman, Italia, Norwegia, Portugis, Spanyol, Swedia, Turki, Vietnam, China (sederhana dan tradisional), Jepang, serta Korea. Bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya, jadi pengguna di Tanah Air kemungkinan perlu menunggu lebih lama untuk menikmati Siri AI secara penuh.

Health App Baru dan Tab Longevity

Apple juga merombak aplikasi Health di iPhone. Ada tab Insights yang menampilkan informasi kesehatan relevan secara tepat waktu, dan yang paling menarik, tab Longevity.

Di dalam tab Longevity ada fitur bernama Health Age. Fitur ini menunjukkan bagaimana metrik kesehatan seseorang bergerak relatif terhadap usia aslinya. Jadi bukan sekadar menampilkan angka mentah, tapi memberi konteks apakah kondisi tubuh sedang membaik atau justru menua lebih cepat dari seharusnya.

Apple turut memperluas layanan lab kesehatan. Pengguna bisa menjadwalkan dan membeli pemeriksaan dengan lebih dari 50 biomarker seharga USD 119 langsung lewat aplikasi Health, di sekitar 2.000 lokasi Quest Diagnostics di Amerika Serikat. Sayangnya layanan ini belum tersedia di Indonesia.

Baca juga: iPhone Duo Resmi Meluncur: HP Lipat Pertama Apple Mulai Rp35 Juta

Desain, Warna, dan Material Baru

Soal tampilan, Apple Watch Series 12 tersedia dalam aluminium dengan warna dark bronze, black, light gold, dan space gray. Untuk titanium tersedia radiant gold dan natural titanium. Ada juga varian keramik baru dalam warna pearl white dan night blue, dengan Sport Band khusus yang memakai pengait ceramic pin-and-tuck.

Bagian aluminium kini dilindungi Ceramic Shield 2. Apple mengklaim material ini lebih kuat dari kaca jam pintar mana pun dan 60 persen lebih tahan terhadap benturan dibanding Ion-X yang dipakai model aluminium generasi sebelumnya.

Untuk band, Modern Buckle hadir dengan material tenun baru plus bintik warna kecil yang membuat teksturnya lebih hidup. Buat pertama kalinya band ini juga tersedia dengan hardware emas, dirancang menyatu dengan casing titanium radiant gold.

Apple Watch Ultra 4 dan AirPods 5

Versi tangguh Apple Watch Ultra 4 memakai chip S11 yang sama, tapi mendapat baterai lebih besar dengan daya tahan lebih dari dua hari. Pilihan warna tetap titanium hitam dan natural, ditambah band titanium baru.

Apple juga memperkenalkan AirPods 5. Menurut siaran pers resmi Apple, produk ini membawa peredam kebisingan aktif (ANC) terbaik di kelasnya dalam desain telinga terbuka atau open-ear. Ini pendekatan yang cukup menarik, karena ANC biasanya baru terasa optimal pada desain in-ear yang menyumbat saluran telinga.

Baca juga: iPhone 18 Meluncur 9 September: Bocoran Chip A20 Pro 2 nm dan Kamera Aperture Variabel

Harga dan Jadwal Ketersediaan

Apple Watch Series 12 dibanderol mulai USD 399 dan Apple Watch Ultra 4 mulai USD 799. Angka ini sama dengan harga peluncuran Series 11 dan Ultra 3, jadi tidak ada kenaikan harga meski ada penambahan sensor baru.

Keduanya sudah bisa dipesan lebih awal sejak pengumuman, dan mulai dijual secara umum pada Jumat, 18 September 2026. Untuk harga resmi di Indonesia, Apple belum merilis angka rupiahnya. Kalau mengacu pola peluncuran sebelumnya, harga resmi biasanya menyusul beberapa waktu setelah ketersediaan global, dan sering kali lebih tinggi dari konversi langsung dolar ke rupiah karena faktor pajak serta distribusi.

Ada juga opsi pembayaran lewat Apple Upgrade dengan skema sewa 12 dan 24 bulan. Untuk Apple Watch Series 12 42mm seharga USD 399, cicilan bulanan tipikalnya mulai dari USD 11 untuk tenor 24 bulan.

Seberapa Penting untuk Pengguna Indonesia?

Pembaruan Apple Watch Series 12 ini menarik karena Apple memilih jalur berbeda dari kebanyakan kompetitor. Alih-alih menambah layar besar atau desain dramatis, Apple menaruh fokus pada kualitas data kesehatan dan kemampuan AI.

Masalahnya, sebagian besar fitur anyar itu bergantung pada dua hal yang belum ideal di Indonesia. Pertama, ketersediaan bahasa Indonesia untuk Apple Intelligence. Kedua, layanan lab berbasis Health app yang masih terbatas di Amerika Serikat.

Jadi bagi pengguna di Tanah Air, nilai jual utama Apple Watch Series 12 saat ini lebih terasa di sisi fitness tracking, pemantauan detak jantung, HRV, kualitas tidur, deteksi sleep apnea, ECG, Fall Detection, dan Emergency SOS. Fitur-fitur itu sudah berjalan tanpa bergantung bahasa atau wilayah.

Soal akurasi detak jantung paling presisi di kelas wearable, itu masih klaim Apple sendiri. Verifikasi independen biasanya baru muncul beberapa bulan setelah produk dijual. Jadi kalau tujuan Anda membeli jam ini murni untuk keperluan medis, sebaiknya tunggu hasil pengujian dari pihak ketiga lebih dulu.

Sementara itu, untuk Ultra 4, daya tahan baterai lebih dari dua hari tetap menjadi nilai jual paling nyata. Ini yang selama ini jadi alasan utama atlet dan pengguna outdoor memilih lini Ultra dibanding Apple Watch biasa.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Kapan Apple Watch Series 12 dijual di Indonesia?

Apple belum mengumumkan tanggal pasti untuk Indonesia. Ketersediaan global dimulai 18 September 2026, dan peluncuran resmi di Indonesia biasanya mengikuti beberapa minggu hingga beberapa bulan setelahnya.

Berapa harga Apple Watch Series 12?

Harga resmi mulai USD 399 untuk Apple Watch Series 12 dan USD 799 untuk Apple Watch Ultra 4. Harga rupiah resmi belum diumumkan.

Apa perbedaan utama Series 12 dengan Series 11?

Dari sisi desain hampir tidak ada perubahan besar. Perbedaannya ada di Health Sensing System, chip S11, pengukuran detak jantung dan HRV dengan frekuensi lebih tinggi, readiness score, Audio Intelligence, serta dukungan penuh watchOS 27 dengan Apple Intelligence.

Apakah Apple Watch Series 12 bisa mendeteksi penyakit jantung?

Tidak dalam arti diagnosis. Apple Watch memberi notifikasi dan data yang bisa dibawa ke dokter, seperti rekaman ECG dan pola detak jantung tidak normal. Diagnosis tetap menjadi kewenangan tenaga medis.

Apakah AirPods 5 punya ANC?

Ya. Apple menyebut AirPods 5 membawa peredam kebisingan aktif terbaik di kelasnya meski memakai desain open-ear.

Sumber