Posted in

Google Assistant Dimatikan di Android, Gemini Ambil Alih Tanpa Jalan Pulang

Google Assistant dimatikan di Android dan digantikan Gemini
Ilustrasi Google Assistant yang kini digantikan Gemini. Sumber: Gizmologi.id

Google Assistant dimatikan di HP Android. Setelah hampir sepuluh tahun jadi asisten suara bawaan, Google resmi menariknya dan menggantinya dengan Gemini. Prosesnya dimulai 4 September 2026, dan sepanjang akhir September ini migrasi besar-besaran terlihat di Amerika Serikat dan Eropa. Kalau kamu buka menu akun di aplikasi Google hari ini, opsi “Switch to Google Assistant” sudah raib.

Yang paling menohok: tidak ada jalan pulang. Begitu akunmu dipindah, kamu tidak bisa lagi memanggil Assistant lama atau mengembalikan pengaturan sebelumnya. Google menyebutnya transisi, sebagian pengguna menyebutnya paksa pindah.

Google Assistant dimatikan, tapi kok mendadak?

Sebenarnya bukan mendadak. Google sudah membuka rencana ini sejak Maret 2025 lewat pernyataan Brian Marquardt, Senior Director of Product Management untuk aplikasi Gemini. Waktu itu dia bilang jutaan orang sudah pindah sendiri ke Gemini dan merasa fitur AI-nya lebih berguna untuk kegiatan harian.

Jadwal awalnya 2025. Molor ke 2026. Baru pada awal Agustus 2026 Google mengirim email ke pengguna dan menyebut tanggal pastinya. Isi emailnya singkat: akses ke Google Assistant akan dihapus bertahap, dan setelah hilang kamu tidak bisa memakainya atau beralih kembali ke Assistant di ponsel, tablet, maupun perangkat lain yang tersambung.

Frasa “bertahap” itu penting. Google memperkirakan prosesnya butuh beberapa minggu sampai semua pengguna kena. Jadi kalau HP kamu masih bisa memanggil Assistant hari ini, bukan berarti kamu aman. Cuma belum giliran.

Baca juga: One UI 9 Makin Meluas: Galaxy S26 Unlocked di AS dan Z Flip 7 FE Mulai Kebagian Android 17

Perangkat mana saja yang kena

Cakupannya lebih luas dari yang orang kira. Bukan cuma HP. Daftar perangkat yang terdampak:

  • Ponsel dan tablet Android yang speknya cukup untuk menjalankan Gemini
  • Smartwatch berbasis Wear OS
  • Headphone dan earbuds yang menyambung ke Assistant
  • Kendaraan dengan Android Auto yang diproyeksikan dari ponsel

Yang belum kena: Google TV, speaker Google Home, dan smart display. Google bilang Gemini akan menyusul ke perangkat-perangkat itu, tapi tanggalnya belum dipastikan.

Ada satu pengecualian yang sering terlewat. Assistant versi lama masih dipertahankan untuk ponsel yang menjalankan Android 9 ke bawah atau punya RAM kurang dari 2 GB. Praktisnya, HP murah keluaran lama masih bisa pakai Assistant karena Gemini tidak akan jalan di hardware sekecil itu.

Yang berubah begitu Gemini masuk

Pemicu Assistant tetap sama. Ucapkan “Hey Google”, atau tekan lama tombol power. Yang berubah adalah apa yang muncul di layar. Sekarang antarmuka Gemini yang tampil, bukan panel Assistant yang dulu.

Sejumlah pintasan juga ikut hilang. Menurut laporan 9to5Google pada 28 September, aplikasi Google versi 17.60 stable dan 17.62 beta sudah mencabut opsi “Switch to Google Assistant” dari bagian bawah menu akun. Opsi itu dulu jadi satu-satunya cara resmi buat balik ke Assistant setelah pindah.

Konsekuensinya kelihatan di fitur kecil yang orang pakai tiap hari. Satu komentar paling banyak diangkat di artikel 9to5Google menyebut penambahan item ke daftar Google Keep sekarang butuh 15 detik lebih, padahal di Assistant lama hampir instan. Keluhan soal kecepatan respons memang jadi tema berulang di forum dan media teknologi sepanjang rollout ini. Android Police bahkan menulis judul yang cukup gamblang: Google Assistant resmi hilang, dan orang-orang tidak senang.

Kenapa Google nekat ganti

Assistant itu arsitektur lama. Dia dirancang buat perintah pendek dan jawaban satu-dua kalimat. Sementara Gemini dibangun untuk percakapan panjang, memahami konteks, dan menyambung ke layanan lain dalam satu perintah.

Buat Google, memelihara dua asisten sekaligus itu mahal dan membingungkan. Mereka sudah menginvestasikan nama besar di Gemini, sampai dipasang di hampir semua produk. Menarik Assistant dari Android adalah langkah logis kalau tujuanmu membuat semua orang memakai satu asisten saja.

Masalahnya, logika perusahaan tidak selalu terasa logis buat pengguna. Orang yang sudah menyetel rutinitas rumah, alarm, dan perintah suara bertahun-tahun harus mempelajari ulang kebiasaan yang sama di antarmuka baru.

Baca juga: Google Vids Kini Gratis Bikin Video AI 1080p Pakai Gemini Omni 1.1 Flash

Perangkat smart home jadi kekhawatiran terbesar

Gizmologi menyorot satu hal yang jarang dibahas media besar: pengguna dengan perangkat smart home lawas. Banyak dari mereka memakai lampu, colokan, dan kamera yang perintahnya dirancang untuk Assistant versi lama. Kekhawatirannya wajar, apakah perangkat itu masih bisa dikendalikan setelah transisi selesai.

Google belum memberi daftar resmi perangkat smart home yang dipastikan kompatibel. Sampai jawaban itu keluar, pemilik perangkat lama sebaiknya mulai menguji satu per satu perintah yang paling sering dipakai, bukan menunggu sampai Assistant benar-benar hilang dari HP-nya.

Yang sebaiknya kamu lakukan sekarang

Ada beberapa langkah praktis yang bisa dikerjakan tanpa menunggu paksaan:

  • Cek menu akun di aplikasi Google. Kalau opsi “Switch to Google Assistant” masih ada, catat pengaturan Assistant yang kamu pakai sekarang sebelum hilang.
  • Uji rutinitas suara yang paling sering dipakai di Gemini. Perintah seperti setel alarm, kirim pesan WhatsApp, atau atur timer biasanya perlu sedikit penyesuaian gaya bicara.
  • Untuk pemilik perangkat smart home lama, tes satu per satu perintah kontrol. Kalau ada yang gagal, cari tahu apakah perangkatmu punya integrasi Google Home sendiri.
  • Kalau HP kamu Android 9 atau RAM di bawah 2 GB, kamu masih pakai Assistant versi lama. Tidak perlu panik, tapi jangan berharap fitur baru ikut masuk.

Dan satu hal yang perlu diingat: tidak ada tombol undo. Google menegaskan pengguna tidak bisa kembali ke Assistant setelah aksesnya dicabut. Jadi keputusan yang tersisa cuma satu, beradaptasi dengan Gemini atau pindah ke asisten lain.

FAQ singkat soal Google Assistant dimatikan

Apakah Google Assistant hilang dari semua HP Android?

Tidak semua. HP dengan Android 9 ke bawah atau RAM di bawah 2 GB tetap memakai Assistant versi lama. Selain itu, transisi hanya berlaku di negara tempat Gemini sudah tersedia.

Bisakah balik lagi ke Google Assistant?

Tidak. Google menyatakan setelah akses dihapus, pengguna tidak bisa memakai atau beralih kembali ke Assistant di ponsel, tablet, dan perangkat tersambung lainnya.

Apakah Wear OS dan Android Auto kena juga?

Ya. Jam Wear OS, headphone, earbuds, dan Android Auto yang diproyeksikan dari ponsel termasuk dalam gelombang penghentian ini. Google TV, speaker Google Home, dan smart display menyusul belakangan.

Kapan prosesnya selesai?

Google memulai penghapusan akses pada 4 September 2026 dan memperkirakan prosesnya memakan beberapa minggu. Sepanjang akhir September, migrasi sudah terlihat meluas di AS dan Eropa.

Sumber

  • 9to5Google: Gemini fully replaces Google Assistant on Android, 28 September 2026
  • detikInet: Google Assistant untuk Android Segera Dimatikan, Ini Penggantinya
  • Kompas Tekno: Google Assistant Akan Hilang dari Jutaan HP Android Bulan Depan
  • Gizmologi: Google Assistant Bakal Disetop Bulan Depan, Siap Digantikan Oleh Gemini