Samsung kembali bikin gebrakan di industri kamera smartphone. Jumat (7/8/2026), mereka resmi memperkenalkan Isocell HPC, sensor kamera flagship terbaru dengan resolusi 200 MP dan teknologi DeepPix yang diklaim sebagai yang pertama di industri. Sensor ini dirancang untuk menyelesaikan satu masalah klasik kamera HP: foto di kondisi minim cahaya yang masih sering noise, highlight meledak, dan detail bayangan hilang.
Menariknya, peluncuran ini bukan sekadar nambah angka megapiksel. Samsung mengubah cara kerja piksel di dalam sensor lewat DeepPix, plus sistem lensa dan light-guiding anyar. Kalau klaimnya terbukti, Isocell HPC bisa jadi salah satu sensor paling penting di paruh kedua 2026.
Apa Itu Samsung Isocell HPC?
Isocell HPC adalah sensor kamera mobile 200 MP dengan optical format 1/1,3 inci dan ukuran piksel 0,6 mikrometer. Ukuran itu kira-kira setara kelas flagship, jadi wajar kalau banyak yang menduga sensor ini bakal dipakai di Galaxy S27 Ultra atau ponsel flagship Samsung lainnya tahun depan.
Yang bikin sensor ini beda dari pendahulunya: teknologi DeepPix yang memungkinkan output RAW 16-bit, pertama kalinya di industri sensor kamera mobile. RAW 16-bit artinya data cahaya yang ditangkap sensor jauh lebih kaya dibanding sensor biasa, dan ini modal besar buat fotografer yang suka edit foto secara detail.
DeepPix: Teknologi yang Bikin Piksel Tahan Lebih Banyak Cahaya
DeepPix bekerja dengan cara yang cukup sederhana tapi cerdas. Setiap piksel di dalam sensor bisa menampung lebih banyak cahaya sebelum akhirnya overexposure alias terlalu terang. Hasilnya, area highlight tetap terang tanpa meledak, detail bayangan lebih keliatan, dan dynamic range keseluruhan jadi lebih luas.

Sensor ini juga mendukung HDR 16-bit yang diklaim bisa menekan noise, terutama pas kamu motret di kondisi pencahayaan sulit. Buat pengguna yang sering motret malam atau di dalam ruangan minim cahaya, ini kabar bagus. Foto yang tadinya abu-abu dan berbutir bisa jadi jauh lebih bersih.
Lensa dan Light-Guiding Baru
Selain DeepPix, Samsung juga merombak sistem optiknya. Isocell HPC memakai lensa dan sistem light-guiding baru yang mengarahkan lebih banyak cahaya ke setiap piksel. Ditambah lapisan anti-refleksi high transmittance, cahaya yang masuk ke sensor jadi lebih maksimal dan minim pantulan yang terbuang.

Kombinasi DeepPix, lensa baru, dan ARL ini yang bikin Samsung percaya diri menyebut sensor ini mampu “menyerap banyak cahaya” dibanding generasi sebelumnya.
Spesifikasi Singkat Isocell HPC
- Resolusi: 200 MP
- Optical format: 1/1,3 inci
- Ukuran piksel: 0,6 mikrometer
- Output RAW 16-bit (pertama di industri, lewat DeepPix)
- HDR 16-bit dengan noise lebih rendah
- In-sensor zoom: 1x, 1,5x, 2x, 3x, 4x
- Video 4K hingga 180 FPS
Zoom 1x sampai 4x Tanpa Kualitas HDR Turun
Satu lagi fitur unggulan Isocell HPC: kualitas HDR yang dijaga konsisten di beberapa level zoom langsung di dalam sensor. Sensor ini mendukung zoom 1x, 1,5x, 2x, 3x, hingga 4x, dan Samsung mengklaim kualitas gambar tetap stabil saat kamu berpindah-pindah level zoom.
Ini penting banget buat pengalaman motret sehari-hari. Biasanya pas zoom, dynamic range sering drop dan foto jadi kontras aneh. Dengan in-sensor zoom, transisinya lebih mulus, dan kamu nggak perlu khawatir foto jadi jelek cuma karena crop.
Baca juga: Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi: Desain Paspor, Harga Indonesia, dan Bedanya dengan Ultra
Video 4K 180 FPS: Slow Motion Makin Mulus
Isocell HPC nggak cuma jago soal foto. Sensor ini mendukung perekaman video 4K dengan frame rate hingga 180 FPS. Artinya, kamu bisa bikin video slow motion yang super mulus tanpa harus kompromi resolusi.
Buah dari dual vertical transfer gate di arsitektur DeepPix: transfer elektron dari piksel ke sirkuit baca jadi lebih cepat, sehingga gerakan cepat bisa ditangkap tanpa blur berlebih. Buat content creator yang suka bikin video cinematic, fitur ini jelas nilai tambah.
Kapan HP Pertama dengan Isocell HPC Rilis?
Samsung belum mau buka siapa smartphone pertama yang bakal pakai sensor ini. Tapi mereka memperkirakan sensor 200 MP tersebut mulai muncul di smartphone yang meluncur pada paruh kedua 2026, dihimpun KompasTekno dari GSMArena.
Kalau melihat tren peluncuran sensor Samsung sebelumnya, kemungkinan besar yang pertama mencicipi Isocell HPC adalah lini flagship Galaxy atau ponsel premium dari brand China seperti Xiaomi, vivo, atau Oppo. Harga ponsel dengan sensor ini jelas bakal di kelas menengah ke atas, jadi buat yang budget-nya pas-pasan, mungkin perlu nunggu versi turunannya.
Baca juga: Krisis DRAM dan NAND 2026: AI/Data Center Bikin Harga Gadget Melonjak
Kesimpulan
Isocell HPC adalah langkah berani Samsung di tengah kompetisi sensor kamera yang makin ketat. DeepPix sebagai teknologi pertama di industri, output RAW 16-bit, HDR yang konsisten di banyak level zoom, sampai video 4K 180 FPS, semuanya mengarah ke satu hal: kualitas gambar yang lebih baik di kondisi cahaya sulit.
Yang paling saya tunggu tentu saja implementasinya di smartphone sungguhan. Spesifikasi di atas kertas memang menggiurkan, tapi hasil akhirnya tetap tergantung tuning dari masing-masing vendor. Semoga saja ponsel pertama yang memakainya bisa menunjukkan potensi penuh Isocell HPC, bukan cuma jadi angka marketing di brosur.
Sumber
Kompas Tekno: Samsung Rilis Isocell HPC, Sensor Kamera 200 MP Bisa Serap Banyak Cahaya
GSMArena: Samsung unveils ISOCELL HPC, its first sensor with DeepPix technology